Aku Dan Do’aku

Aku dan Do’aku adalah hal yang mungkin tak bisa untuk dipisahkan.

Aku adalah aku dan Do’aku adalah telpon pribadiku agar aku tetap berhubungan dengan Pencipta ku, Dia Yang Maha Tahu dan Maha Segalanya.

Aku selalu berdo’a disaat aku ingat, dan tidak disaat aku lupa.

Terkadang aku salah, karena aku hanya berdo’a disaat aku terjatuh dan aku lupa disaat aku senang atau bahagia.

Aku terkadang mungkin terlihat banyak egoisnya, karena hanya datang ketika membutuhkan.

Aku yang terlalu sombong.

Aku selalu berdo’a disaat aku ingin makan,
Aku selalu berdo’a disaat aku ingin tidur,
Aku selalu berdo’a disaat aku ingin keluar,
dan aku selalu berdo’a disaat aku ingin sesuatu yang baik untuk diri ini.

yah, dalam do’aku selalu aku meminta, meminta apa yang aku inginkan, tanpa memperhatikan apa yang aku butuhkan.

Dalam do’a selalu aku sebutkan apa yang aku inginkan, tanpa menyadari bahwa DIA Yang Disana adalah IA Yang Hidup,
Yang Lebih Tahu Diri ini dari pada diriku sendiri.

Sehelai rambutkupun yang jatuh masih IA ketahui, walaupun diri ini tidak menyadarinya.

sehingga akhirnya aku sadar, bahwa seharusnya dalam Do’a itu adalah kesempatan dimana aku gunakan untuk berterimakasih, bukan untuk meminta.

yah, sebab

IA Yang Disana Itu Tahu Banyak Hal, sebelum diri ini mengetahuinya.

IA Yang Disana Itu telah mempersiapkan sesuatu yang baik sebelum diri ini meminta.

hingga sekarang kesadaran itu baru ada, ketika semua telah dijalani maupun yang telah terlewati.

inilah catatan hidupku dalam do’a ku, karena selalu meminta tanpa berterimakasih dan bersyukur akan apa yang didapati.

sehingga terlihat seperti orang bodoh yang selalu berpikir apa yang tak seharusnya dipikirkan.

Sekian dan salam tentang Aku Dan Do’aku.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.