(?) Belum Ada Judul

Catatan atau cerita kali ini adalah cerita tetang aku dalam perjalananku, apa yang aku rasakan dan apa yang aku bayangkan.

Terkadang ketika aku sementara berjalan, aku selalu berusaha untuk melihat kebawah, tempat dimana kakiku akan menginjak. sehingga perjalananku adalah tundukku dalam setiap langkahku.

Dalam tundukku disetiap perjalananku, banyak yang terbayang dan muncul dalam pikiranku, aku memikirkan banyak hal tentang hidup dan kehidupanku.

Banyak yang aku rasakan dan banyak juga yang ingin aku rasakan. penasaran membuat aku masih bingung akan yang namanya keadaan.

Selalu berpikir akan suatu hal yang belum didapatkan, takut akan perjalanan yang terkadang membuatku ragu untuk melangkah.

Aku selalu belajar melihat lebih jauh lagi dari tempat (waktu) dimana aku berdiri, sehingga terkadang aku sedikit sedih akan apa yang aku jalani.

Yah, sebenarnya bukan sedih karena tidak bisa, akan tetapi sedih karena terlalu takut.

Aku terlalu takut akan waktuku, takut akan diriku sendiri yang sampai sekarang belum bisa aku kenali.

Aku merasa ada yang sedikit berbeda. yah, terasa berbeda. berbeda dari yang lainnya “Itulah yang aku rasakan”.

Terkadang dalam rasa takutku ketika sementara berjalan dan memikirkan apa yang menjadi ketakutanku, aku biasanya bisa merasakan jati diri ini yang sebenarnya. yah, aku bisa sedikit lebih mengenal diri ini.

ketika rasa yang sedikit mengenal diri ini sudah mulai muncul, terkadang aku merasa bahwa didunia ini tidak ada yang perlu untuk ditakuti atau dikhawatirkan.

yah, keberanian itu mulai muncul dan aku mulai merasakan sesuatu yang lebih berbeda lagi.

Aku yakin bahwa semua punya tujuan, sehingga terkadang aku bertanya bahwa “Kenapa aku bisa ada dalam diri ini, melakukan apa yang aku mau, Berbicara seperti ini,berjalan melangkah secepat  dan selambat yang aku inginkan, memaki, berteriak, senang, mengabaikan apa yang ingin aku abaikan,
melakukan semuanya yang aku mau dan kenapa aku tidak di diri yang lain?” yah, itulah pertanyaan yang muncul ketika rasa takut sudah datang dalam setiap langkahku, sehingga aku sendiri terkadang menjawab bahwa “semua punya tujuan”.

yah, aku yakin itu, sehingga terkadang rasa takut itu menjadi hilang begitu saja, karena satu alasan yaitu “Semua Punya Tujuan”.

Aku sering bertanya pada diriku sendiri ketika aku sedang berjalan atau ketika aku sedang terdiam dalam sedetik waktu yang ada, yaitu “Sebelum aku seperti ini ( hidup ),  dimanakah sebenarnya aku? atau mungkin ketika aku telah menutup mata untuk yang terakhir, kemanakah aku akan pergi dan apakah yang nanti akan aku rasakan?”

yah, terkadang juga pertanyaan itu muncul dalam setiap diamku, sehingga ketika aku sudah mulai berpikir bahwa aku sedikit berbeda, tubuh ini seakan-akan membesar, merasakan bahwa sesuatu itu nyata.

Keberanian mulai muncul dan ambisiku hilang dan kosong. semua yang mungkin aku inginkan menjadi apa yang tidak aku inginkan, karena satu alasan bahwa semua pasti akan datang jika itu adalah kebutuhanku yang disediakan oleh Yang Kuasa.

Yah, sehingga terkadang aku belajar memberi kesempatan untuk apa yang aku inginkan agar bisa bebas kemana ia mau pergi, kemana ia ingin pergi dan kemana ia ingin berlabu. yah, aku tidak akan memaksa, karena aku tahu dan sudah tahu bahwa semua punya tujuan.

Tidak ada lagi rasa takut dan semua kesedihan terlah berlalu.

Karena satu alasan lagi yaitu sudah mulai tahu dan mengenal apa yang belum dikenal (sifat).

Yah, sekarang aku merasa bebas, karena sesuatu yang tak bisa dijelaskan secara nyata, tapi perasaan yang aku rasakan ialah semuanya menjadi lebih dan lebih baik.

Yah, itulah yang terkadang aku rasakan.

itulah catatanku dalam perjalanan yang sering aku bayangkan dan pertanyakan, sehingga terkadang aku sedikit demi sedikit dapat merasakan jati diri ini yang sebenar-benarnya.

Sekian dan Salam tentang Catatan Ini

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.