Catatan Kosong

Kali ini aku ingin menulis tentang sebuah catatan kosong, karena memang untuk saat ini aku tidak tahu apa yang harus dan ingin untuk ku tulis. Mungkin semua yang nanti akan ditulis tidak memiliki makna apa-apa, tapi itulah sesuatu yang lain. itu aja.

Catatan Kosong

Terkadang aku merasa bahwa aku harus mengetahui dimana posisiku sekarang, sekalipun itu berada pada bagian terdalam dari kehidupan ini. yah, agar aku bisa tahu, darimana aku harus mulai dan kemana aku harus pergi. itulah gunanya aku harus mengetahuinya ( terpikir seperti itu ).

Terkadang pula aku belajar untuk mencari dimana sisi yang tepat dari situasi dan keadaan yang katanya kurang tepat. Agar aku bisa tahu bahwa intuisiku selalu benar dalam menentukan setiap putusan walaupun akhirnya sedikit jauh dari harapan.

Yah, itulah yang terkadang terajadi dalam kehidupan ini.

Aku mengerti, tapi sayangnya aku mengerti dalam ketidak pengertian. yah, itu sangat disayangkan.

Belajar,belajar dan terus belajar, bukan dari orang lain, melainkan dari diri sendiri. itulah yang terbaik menurutku.

yah, aku harus mulai dari diriku sendiri sebelum belajar dari orang, karena terkadang aku merasa bahwa diriku sendiri saja tidak dapat aku pelajari, bagaimana mungkin aku bisa menerima pelajaran dari orang lain.

Yah, sedikit aneh. Tapi memang, itu memang aneh.

Ada keraguna terbesar dalam hidup ini, dan itulah mungkin salah satu kelemahan diantara kelebihan yang ada. yah, aku sulit untuk mempercayai diriku sendiri dan lebih memilih untuk mempercayai intuisiku.

Yah, sedikit berbeda.

Dari intuisiku, banyak kejadian nyata yang telah dilewati, dan semuanya bernilai positif. Kalau bisa dibilang, inilah positif yang merupakan sebuah pilihan, walaupun terkadang aku menjauhkannya karena itu bukan pilihan.

Aku menganggap semuanya berbeda kalau memang berbeda dan aku menganggap bahwa semua sama kalau itu sama. yah, penilaian yang berasal dari intuisi. dan aku percaya itu.

Banyak orang yang meragukan apa yang aku percaya, tapi jujur saja, itu adalah salah satu syarat agar aku dapat lebih percaya dan bahkan meragukan kembali apa yang mereka percaya.

Mereka yang meragukanku terkadang membuat aku harus menilai bahwa mereka tidak memiliki kepercayaan ( Bukan soal agama ). yah, itu saja, sehingga itu membuatku tetap pada jalan yang terkadang sudah kupilih tanpa sesal atau kesal.

mungkin seperti itu.

Langkah terbaik yang terkadang dipilih itu dimulai dari mencoba, melihat, menilai dan mengambil keputusan. kesempatan diberikan ketika mencoba, setelah itu melihat apa yang terjadi. setelah semuanya terjadi, saya menilai apakah bisa atau tidak, setelah itu dari beberapa pertimbangan, sebuah keputusan diambil, apakah masih ada waktu atau tidak.

Yah, semua kembali kepada keadaan yang ada. apakah ada atau tidak.

Jika bisa dibilang ini catatan paling konyol yang pernah ada, karena aku tidak tahu apa yang aku catat ini, karena ini catatan yang dibuat dengan sembarang tanpa memikirkan beberapa unsur yang perlu untuk saling melengkapi hingga menjadi catatan yang tidak konyol

Yah, sekian dan salam aja buat catatan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.