Catatan Syukur – Catatan Kehidupan

Kali ini aku ingin menulis tetang catatan syukur yang merupakan catatan kehidupan yang terjadi dalam kehidupan ku sendiri. Tidak terlalu penting bagiku, apakah ini adalah catatan penting atau bukan, tapi inilah yang aku rasakan saat ini.

Catatan Syukur – Jakarta, 15 Juni 2017

Aku bersyukur kepada Allah ku,
Ia begitu baik dan kebaikannya tak pernah berkesudahan,
untuk orang yang tak pantas menyebut nama-NYA,
seperti aku ini.

Aku bersyukur sebab IA lah pelita hidupku,
IA adalah perisaiku,
IA menolongku saat aku membutuhkan-NYA
IA mengingatkanku akan kebaikan-NYA
saat aku lupa semua tentang-NYA.

IA memberikan harapan kepadaku,
saat harapanku mulai putus dan hilang.
Ia menyemangatiku,
melalui kata hati yang masih terus berbisik kepadaku.

IA tak pernah benci padaku,
kasih setia-NYA mengalir dan terus mengalir,
tak pernah berhenti sedikit pun,
dan terus IA nyatakan dalam kehidupanku yang sempit ini.

dunia menguasaiku,
tapi ia tidak berhak sedikitpun atasku,
karena aku adalah milik-NYA,
milik Allah ku yang selama ini baik dan sangat menyayangiku.

ketika aku merasa kehilangan akan semua tentang-NYA,
ketika aku merasa bahwa aku sudah dilupakan oleh-NYA,
ketika aku merasa bahwa aku sudah ditinggalkan, dan
ketika aku merasa bahwa aku sudah tak pantas untuk-NYA,

Ia masih mengulurkan tangannya,
Semua jalanku dipermudah oleh-NYA.

IA membantuku menemukan Air yang tenang,
IA membawa jiwaku ke padang rumput yang begitu hijau,
IA membaringkanku,
membuatku agar dapat menikmati semua yang terjadi ini.

IA mengajarkanku untuk menjadi yang baik sesuai dengan keinginan-NYA,
IA menolokku dan pertolongan-NYA tak pernah berkesudahan atasku.

Saat aku terjatuh dan terjatuh,
IA membantuku untuk mengingat semua tentang diriku sendiri.

bahwa aku adalah kebebasan,
IA memberikan itu kepadaku agar dapat kubawa,
sepanjang dan seumur hidupku.

jalanku ada ditanganku,
karena IA memberikannya kepadaku sebuah pilihan untuk memilih,
mana yang ingin aku jalani dan mana yang tidak ingin aku jalani.

Ia membantuku untuk memberikan jalan yang terbaik untukku,
sekalipun aku terkadang salah dalam memilih,
Ia masih saja tetap membantuku untuk melaluinya,
Semua masalah seolah-olah berlutut padaku,
saat dimana Allah ku membisikkan kepadaku,
untuk mengingat siapa aku?

Membisikkan kepadaku,
untuk mengingat aku berbeda?

Membisikkan kepadaku,
Bahwa aku punya pilihan.

aku bersyukur pada-NYA.
Allah ku, Allahku,
kebaikannya tidak pernah berkesudahan atasku.

Terima kasih Allah ku. Maafkan aku yang bodoh ini.

Sekian untuk catatan syukur dan catatan kehidupan untuk hari ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.