Catatan Tetang Kehidupan (?) Dengan Sebuah Kebanggan

Berdiri dengan tegak dibagian terdepan sambil melipat kedua tangan,
menatap ke depan dan menyimpan sebuah harapan,

harapan akan sebuah kebanggan,
kebanggan yang mungkin akan didapatkan.

mengabaikan semua yang ada disekitarnya,
seolah-olah ini adalah dunianya.

yah, berpikir bahwa ini adalah dunianya sendiri tanpa ada orang lain disekitarnya.

mengabaikan semua teriakan dan panggilan yang ada.
sehingga yang diabaikan menjadi sesuatu yang terabaikan.

mata dan telinga seolah-olah telah tertutup dengan napsu,
perasaan menjadi hilang, sehingga rasa itu sudah tiada lagi.

sekarang hanya ada harapan akan apa yang harus didapatkan.

berpengan pada sebuah pendirian,
pendirian yang menghilangkan sifat kemanusiaan, dan
pendirian yang menampakkan sifat keegoisan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.