Inilah Yang Terjadi, (?)

Inilah yang terjadi, ketika dibalik ketika telah tersimpan ketika.

Pengalaman hari ini adalah cerita hari ini yang terjadi dalam perjalanan menuju kampus.

Hari ini tepat jam 9 lewat sedikit saya berangkat dari kost saya menuju ke kampus.

Dalam perjalanan, saya menggunakan angkot ( Kopaja 95 ) arah Grogol,
ketika telah sampai di 1/8 perjalanan, dari kejauhan nampak 2 orang gadis ( seusia anak SMA )
yang ingin atau hendak menahan mobil ( angkot ) yang sementara saya tumpangi ini,
ketika mobil angkot ini berhenti di depan mereka, dengan PD atau sedikit bangga mereka
langsung mau masuk kedalam mobil tanpa memperhatikan sepeda yang datang dengan kencang dari belakang mobil.

Sepeda ini dipake oleh seorang bapak-bapak yang usianya kira-kira telah 40’an lah,
dengan kencang sepeda yang dipake oleh bapak-bapak ini mengarah ke 2 gadis yang hendak memasuki pintu mobil.

sepeda ini hampir saja menabrak gadis yang pertama ( yang ingin deluan masuk ke mobil ), untuk saja si gadis ini lebih cepat menarik diri
jauh dari pintu mobil, sehingga sepeda itu tidak sempat menabraknya.

Si bapak tua ini tanpa mengucapkan kata maaf, iapun langsung mengeluarkan sebuah kata yaitu “Goblok”.

yah, si bapak tua ini mengatakan goblok kepada gadis tersebut yang hampir saja ia tabrak, dan dengan spontan si gadis itu langsung membalas
dengan sebuah kata yang seharusnya tak ia ucapkan, yaitu kata “Lu yang Tolol”.

yah, sih gadis itu mengatakan kata “tolol” kepada bapak agak tua itu, sehingga ini menjadi hal yang sangat menakjubkan
yang perlu saya ceritakan di blog saya.

Entah siapa yang salah dan siapa yang benar, tapi menurut saya mereka sama-sama salah, karena telah mengucapkan 2 kata yang tak seharusnya mereka ucapkan.

yah, dengan bangga sih bapak tua ini tanpa pikir pajang, karana usia yang semakin tua atau lebih tua dari 2 gadis remaja ini,
sehingga ia dengan spontan mengatakan kata yang tak seharusnya ia ucapkan.

dan si gadis yang mungkin telah terbiasa dengan kata yang tak seharusnya ia ucapkan ini, tanpa pikir panjang dan salah yang mungkin telah ia buat,
akhirnya ia juga langsung mengatakan kata yang tak seharusnya ia ucapkan.

sehingga ketika saya melihat muka dari bapak tua ini ( ketika mobil berjalan ), ia tampak sedikit marah ( mungkin ia sebenarnya ingin
memukul gadis ini kalau bisa, karena sudah memaki-nya ), tapi dengan keadaan yang tak seharusnya, mungkin ia hanya bisa menelan
rasa kesalnya itu.

yah, terlihat seperti itu.

dan setelah itu, muncullah pertanyaan.

Apakah hidup di Kota besar itu seperti ini?

Apakah sekarang tidak ada lagi pendidikan karakter seseorang?

atau

apakah sekerang tidak ada lagi pelajaran yang mengajari soal rasa menghargai?

yah, karena tampak seperti itu.

tidak tahu mau tulis apa lagi, tapi itulah cerita singkat untuk pengalaman hari ini yang mungkin sedikit konyol.

Sekian Dan Salam

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.