Keluarga Yang Harmonis

Hari ini adalah hari dimana saya menemukan 
sebuah keluarga
yang tampaknya merupakan
sebuah keluarga yang harmonis.
kalau dilihat,
mungkin mereka masih tergolong dalam kategori
menengah kebawah ( tau lah orang Jakarta seperti apa ) 
itu kalau dari segi ekonomi,
akan tetapi kalau dinilai dari keharmonisannya,
dapat saya katakan
mereka itu tergolong menengah keatas,
karena
kebahagian yang mereka pancarkan 
melalu senyuman
dari
wajah ketika saling bertatapan
dalam
perpisahan yang berujung perjuangan
untuk mempertahankan
kehidupan
adalah
kebahagian yang menurut saya berasal dari hati
yang penuh dengan
kasih sayang.
 
Sekitar pukul 2:15 Menit,
saya beranjak dari kampus
menuju
kos’an saya.
dalam perjalanan pulang,
saya melihat dari kejauhan
ada seorang laki-laki agak tua
yang
ingin menahan mobil ( kopaja )
yang sementara saya tumpangi.
sesampainya di tempat
ia berdiri,
iapun beranjak masuk kedalam mobil tersebut,
dengan wajah samar 
( mungkin karena harus beranjak kerja )
dia pun sempat berbalik
setelah mobil yang kami 
tumpangi bersama itu berjalan sekitar beberapa meter.
dari sudut jendela,
saya melihat 3 orang anak dan seorang ibu agak tua
berdiri
melihat kearah mobil yang kami tumpangi itu,
dengan secara spontan
seorang laki-laki agak tua tersebut
mengangkat tangannya
dan
mengeluarkan senyuman bahagia penuh keiklasan sambil mengucapkan
kata
“da..da..da..da”
kepada buah hati dan istri yang ditinggalkan 
yang sementara berdiri di tepi jalan
disamping sebuah kali 
yang kotor.
Sedikit kejujuran yang saya salut
dari keluarga harmonis ini ialaha
untuk seorang laki-laki agak tua tersebut yang masih
menyempatkan waktunya 
untuk berbalik sejenak
dari pintu mobil 
kemudian melambaikan tangan
dan 
mengucapkan kata
“Da….Da…Da…Da…”
Dan 
kepada seorang Ibu agak tua tersebut yang masih
berdiri dan tetap menunggu
sampai sang suami tidak terlihat oleh
mata
baru mereka beranjak
kembali ketempat kediaman mereka.
sungguh, inilah ketulusan dari kasih
sayang
dalam kesederhanaan penuh kebahagian
yang
secara tidak langsung telah diajarkan
kepada mereka yang mengerti.
semoga mereka tetap memiliki
kebahagian tersebut,
dan
semoga apa yang diinginkan mereka selama ini,
bisa mereka dapatkan
dengan restu dari Yang Maha Tahu.
Amin…!!!

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.