Nikmati Hidup Aja Dengan Nafas Ini

Saat ini, Aku hanya bisa menikmati Hidup ini
dengan
merasakan setiap nafas yang ku hela dan kuhembuskan.
Tak sedikitpun rasa sendiri itu datang,
sebab
aku sudah biasa bahkan aku sudah berteman dengan kesendirian itu sendiri.
Tak terucap bukan berarti Lupa,
lagian meskipun Lupa,
itu
yang kuharapkan.
Sebab aku juga sudah biasa dengan yang namanya
“Terlupakan”.
Aku tidak terlalu berharap banyak untuk di ingat.
karena aku bukanlah yang terpenting untuk diingat.
jaga diri,
jangan sampai lupa dengan masa depanmu.
Masa depanmu adalah impianmu 
dan
juga impianku.

hingga akhirnya kamu menemukan
“Pemilikmu Kembali”
karena Kamu adalah
“Tulang rusuk yang dipisahkan sementara dari pemiliknya”

yang memiliki segalanya,
yang sama derajatnya dengan dirimu,
yang bisa menyayangimu,
menegurmu,
dan
melindungimu seperti ia melindungi dirinya sendiri.


Dan aku tahu serta sadar
bahwa
Aku beda.

Aku memang terlahir untuk dibedakan
dan
dilupakan.

Sebab
aku adalah orang yang sederhana,
yang sudah terbiasa dengan kesederhanaan itu sendiri.
 

Terlahir dari keluarga yang sederhana,
membuat aku mengerti akan arti kesederhanaan itu sendiri.
Terdidik dan hidup dalam lingkungan kesederhanaan,
membuat aku bisa menghargai kesederhanaan itu sendiri.

hingga aku tidak bisa dipisahkan dengan kesederhanaan.

Sebab

Tidak perlu yang mewah jika itu tidak mungkin,
sederhana saja sudah cukup
asalkan
itu akan membuat sesuatu yang namanya
“Bahagia”.
Aku juga bukan orang yang Jujur,
tapi aku akan selalu berusaha untuk menjadi orang Jujur.
Aku juga bukan orang yang idealis,
tapi aku akan berusaha untuk menjadi sesuai dengan yang ku bisa.
 tak perlu sempurna untuk disayangi,
sebab
kasih sayang yang paling sempurna
ialah
Disayang
Dan
Saling Menyayangi dalam kesederhanaan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.