Prinsip Hidup Di Jakarta

Prinsip Hidup Di Jakarta yang menurut saya harus dilakukan adalah

“Jadilah orang Alim,
tapi
Jangan Jadi Orang Lemah.”
Yah, kerena ketika anda tidak menjadi orang Alim, maka dapat dikatakan bisa mengikuti arus hidup yang ada di Jakarta.
Yah, katanya orang “Ikut Arus”.
Bagus kalau arusnya itu kearah yang baik, tapi kalau ke arah yang buruk, maka anda sendiri yang akan menyesal nantinya.
Yah, seperti lagunya “bang Iwan Fals – Tince Sukarti” yang ada kata-katanya seperti ini “Kembang desa layu tak lagi wangiSeperti dulu“. yah, seperti itu.
Karena di Jakarta ini yah ada-ada saja sesuatu yang mungkin terkadang menggoda iman lah ( istlahnya seperti itu ) dan masih banyak lagi.
Kalau mau tahu sendiri, datang aja ke Jakarta.
Tapi ada juga satu hal lagi, yaitu jangan juga jadi orang yang lemah, sebab jika itu sudah terjadi, maka anda pasti hanya akan ikut-ikut saja ( karena takut lihat wajah-wajah seram di Jakarta ), hidup dalam ketakutan dan kesana-kemari pasti ada ke khawatiran.
Intinya adalah selama itu baik, maka jalanilah. 
kalau itu benar, maka beranilah.
sebab keberanian sejati akan datang ketika ada rasa ketakutan.
Sebab saya juga pernah membaca atau mendengar sebuah kata ( ada yang pernah menulisnya atau mengucapkannya ), yaitu ketakutan dapat membuat seseorang tidak bisa berjalan atau dengan kata lain hanya bisa berjalan ditempat ( kata-katanya mungkin beda, tapi intinya adalah maknanya sama aja ).
Jadi, yah jadi-jadilah. Jadi diri anda sendiri itu lebih baik.
Terima dan Abaikan apa yang dikatakan orang tentang anda ke arah keburukan anda, dan terima apa yang dikatakan orang kepada anda ke arah baik. 
intinya adalah jadikan itu sebagai pembelajaran hidup tersendiri dalam hidup anda, baik itu baik maupun buruk.
Sekian dan salam tentang Prinsip Hidup Di Jakarta

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.