Pikiran Untuk Para Dosen dari Tisufa Blog ( Seorang mahasiswa Konyol )

Jika anda merasa ini tak pantas dibaca, maka jangan pernah membaca tulisan ini. karena tulisan ini hanya pikiran konyol dari tisufa untuk sebagian besar dosen yang konyol.

Pikiran Untuk Para Dosen dari Tisufa Blog ( Inilah Sifat- Sifat Dosen )

1. Memperhatikan yang Pintar dan Mengabaikan yang belum Pintar

2. Membuat dirinya Semakin Pintar dan membuat mahasiswa yang pintar menjadi Robot untuk mengikutnya ( Ibarat dia adalah seorang profesor yang hanya bisa menciptakan robot-robot yang harus ikut dengan perintahnya ) dan mahasiswa yang belum pintar semakin terpuruk

3. Terlalu Egois, artinya semua matakuliah yang dia ajarkan itu harus dipahami atau harus benar-benar dimengerti.


kalau soal mau dimengerti, sih bisa. tapi kalau ngajarnya aja seolah-olah hanya untuk orang yang pintar, gimana dengan yang belum pintar.

cara ngajar tingkat tinggi, tapi g’ tahu siapa yang dia ajar ( kebanyakan mahasiswa dikelas itu pintar atau belum pintar, pikir sendiri..????? ).

lagian, bagus kalau mata kuliah yang dia ajarkan itu di gunakan di masa depan, kalau g’??? kan sama aja bohong.


parah…..parah…..!!!!!!

4. Selalu bilang bahwa mahasiswa itu harus belajar mandiri, karena udah dewasa lah, besar lah dan sebagainya. terus untuk apa anda dibayar? kalau bukan untuk mengajar kami? ( Mau makan Gaji Buta…???? )

5. Terkadang menjadi orang yang tidak pernah melakukan kesalahan ( ketika mahasiswanya melakukan kesalahan, langsung dibantai ).

yah, mungkin hanya itu dulu yang bisa di Update, tapi kalau ada yang terbaru lagi, akan segera di Update.

satu hal yang perlu diperhatikan, bahwa dosen disini yang dimaksud itu tidak semuanya ( ada sih yang baik, tapi jarang )

Catatan :  *Jika ada Dosen yang sempat Baca

Kami mahasiswa yang belum pintar, bukannya tidak pintar pada mata kuliah anda, akan tetapi kami hanya tidak ingin menghabiskan waktu kami untuk belajar sesuatu yang tidak akan digunakan di masa depan”
Kami Fokus pada apa yang akan digunakan seterusnya bukan pada sesuatu yang kami anggap sia-sia”
Kalau ngajar, jangan hanya memperhatikan orang pintar ( karena mereka mau jadi robot anda ), dan mengabaikan yang belum pintar ( karena mereka tidak mau menjadi Robot anda ).”
Lebih baik tidak jadi Robot, daripada jadi Robot tapi Munafikkkkk….! ”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.