Di Tengah atau Di Akhir

Kali ini saya ingin mencatat sebuah catatan di tengah atau di akhir, dimana catatan ini tidak terlalu penting atau tidak terlalu berpengaruh, karena ini hanyalah catatan biasa yang hanya ingin untuk ditulis saja. Yah, ini adalah catatan biasa, dimana ini adalah apa yang pernah terpikir dan ingin untuk dicatat aja agar dinding posting ini tidak kosong.

Di Tengah Atau Di Akhir

Saya selalu berpikir tentang hidup saya ini, memikirkan sesuatu yang menurut orang tidak perlu untuk dipikirkan, karena ini adalah Rencana-NYA.

yah, menurut orang lain seperti itu, tapi menurut saya ini adalah hal yang penting dan sangat penting dalam hidup saya.

Saya selalu berpikir dan bertanya ke diri saya sendiri bahwa:

“Kenapa saya bisa ada di tubuh ini, kenapa saya tidak ada di tubuh-tubuh yang lain?”,

“Sebelum saya di sini, saya dimana?”.

Saya selalu berusaha untuk menembus batas ingatan ini tentang masa-masa sebelumnya, sebelum saya ada kehidupan ini. yah, saya selalu berusaha, tapi memang inilah keterbatasan manusia, karena saya tidak mendapatkan apa-apa, hanya saja membuat otak ini makin sakit.

Dan pertanyaan selanjutnya yang sering saya tanyakan adalah:

“Saya ini Siapa dan untuk apa¬† saya di sini”.

Yah, itu juga merupakan pertanyaan saya yang sering muncul dan sering saya gunakan untuk bertanya kepada diri saya sendiri ketika saya sedang berjalan atau lagi duduk dalam diam.

Setelah pertanyaan itu muncul, tentu banyak jawaban yang juga muncul. yah, salah satu jawaban yang saya dapatkan ketika saya bertanya “Saya ini siapa?” adalah “saya bukan siapa-siapa”.

Itu adalah salah satu jawaban yang saya dapatkan dari sekian banyak jawaban yang saya sendiri tidak tahu dan tidak mengerti akan jawaban yang dengan sendirinya datang dan dibentuk dalam ingatan ini.

yah, sehingga inti dari pembahasan ini adalah:

Saya sering berpikir kalau saya ini terlahir dan hidup, kalau bukan di tengah berarti di akhir. yah, itu yang saya pikirkan, pikiran bodoh yang seharusnya tidak perlu untuk dipikirkan. tapi mau gimana lagi, kata-kata ini datang sendiri dalam pikiran saya, dan saya merasa terganggu dengan kata-kata ini, sehingga lebih baik adanya kalau saya menulisnya  agar saya tidak perlu mengingatnya lagi, cukup ketika saya sudah lupa saya bisa membacanya kembali.

Lanjut cerita mengenai di tengah atau di akhir.

Di Tengah

Saya selalu berpikir bahwa kalau saya terlahir sebagai penengah atau di tengah, maka ini adalah zaman dimana waktunya berada di tengah-tengah antara awal dan akhir.

yah, itulah yang saya pikirkan tentang hidup saya ini.

Sehingga kalau mau dibilang, berapa lama waktu dunia ini di jadikan hingga Tanggal Tanggal 4 Juli 1993, maka begitu juga umur dunia ini dari tanggal, bulan dan tahun dimana saya meninggal sampai akhirnya.

Yah, itulah pikiran bodoh yang seharunya tidak perlu untuk dipikirkan, tapi saya juga tidak tahu, saya hanya orang yang tidak tahu apa yang dikatakan dan ingin untuk menulis apa yang tidak di ketahui.

Mungkin seperti itu, apa yang ingin untuk saya tulis jika berbicara mengenai Di Tengah.

Setelah berbicara mengenai di Tengah, sekarang saya ingin berbicara mengenai Di Akhir.

Di Akhir

Saya selalu berpikir bahwa kalau saya bukan ditengah, berarti saya ini diakhir, bukan akhir dari zaman akan tetapi akhir dari hari memasuki zaman akhir.

Yah, itu adalah pikiran bodoh saya tentang Di Akhir.

Jadi, Akhir ini akan dihitung atau akan dimulai.awalnya akan dihitung dari hari akhir ketika saya telah meninggal. yah, seperti itu yang saya pikirkan.

“Ketika saya meninggal, hari akhir akan segera dimulai, tapi bukan kesudahannya, karena akan terus berjalan sampai benar-benar akhir”.

Yah, itulah apa yang saya pikirkan tentang Di Tengah Dan Di Akhir.

Sekian dan salam buat catatan ini.

*Keterangan:

Catatan ini hanya sebuah catatan konyol dari orang yang konyol yang terkadang tidak tahu apa yang ingin dikatakannya dan tidak tahu apa yang telah dikatakannya, tapi yang jelas orang ini hanya ingin aja untuk menulis hal-hal konyol yang memang konyol dan intinya adalah ini hanya catatan biasa, karena hari akhir dan semua yang terjadi di dunia ini, tidak ada yang tahu selain Tuhan saja.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.