Sesuatu Di Pikiranku

Langit semakin gelap, bintang-bintang semakin lemah pada tempat dimana ia berada, Alam semakin lelah, tinggal menunggu waktu untuk menuai semua hasil panen dan semua yang rusak akan dibuang ke dalam lautan api.

Siapakah yang benar dan siapakah yang salah? tidak ada yang tahu, IA yang memiliki segalanyalah yang mengetahui mana yang benar dan mana yang salah, siapa yang benar dan siapa yang tidak, karena IA adalah pemilik dari benar dan salah itu sendiri.

Semua yang terjadi akan dimulai dari yang terdekat, hingga yang paling jauh, karena ia dekat tapi dianggap sebagai sesuatu yang jauh.

Seorang anak akan memberontak terhadap orang tuanya,
seorang saudara akan memberontak terhadap saudaranya yang lain.

Sebuah keluarga akan memberontak terhadap keluarga yang lain,
Sebuah suku akan memberontakn terhadap suku yang lain.

Sebuah Daerah akan memberontak terhadap daerah yang lain,
Sebuah kota akan memberontak terhadap kota yang lain.

Sebuah negara akan memberontak terhadap negara yang lain,
dan sebuah kelompok negara itu sendiri akan memberontak melawan kelompok negara yang lain.

Hingga agama yang satu akan memberontak terhadap agama yang lainnya.

Siapakah yang benar dan siapakah yang salah? tidak ada yang tahu, karena yang tahu semuanya ialah IA yang memiliki segalanya.

Seseorang akan berdiri dengan bangga diatas kesusahan dan keresahan orang lain, ia berdiri atas nama agama, ia berdiri atas nama tuhan, tapi tuhan yang mana yang sebenarnya ia bawa dan ia pakai untuk membenarkan apa yang ia inginkan atau ia lakukan, karena Tuhan yang sesungguhnya tidak pernah menginginkan ia untuk melakukannya.

Banyak yang diresahkan, hingga akhirnya yang menang akan menjadi raja atas yang kalah, tapi semuanya bukan bagian dari sebuah kesudahan.

Ketika yang menang telah berdiri dengan gagah diatas puncak kemenangannya, ia akan lupa akan apa yang seharusnya ia ingat dan ia akan lupa akan apa yang seharusnya ia lakukan, karena kesombongan dan kesenangan telah menutupi mata hati dan pikirannya.

Setelah manusia tidak dapat untuk melawan manusia yang satu dan yang lainnya, ketika yang menang telah tidak memiliki lawan untuk ditantang, maka alamlah yang akan menjawab semua yang ia inginkan, yaitu lawan bukan kawan.

Alam akan memberontak dengan apa yang ia bisa ia lakukan, hingga akhirnya semuanya yang ada padanya akan hilang dan lenyap, dan tak akan ada satupun yang tersisa, hingga akhirnya alam yang menang akan diubah menjadi alam yang baru, dan semuanya akan dimulai dari awal dimana sebuah awal itu telah ditentukan dan ditetapkan.

Yang berhasil melewati alam, ia tak akan bisa untuk hidup, akan tetapi ia juga tak akan bisa untuk mati, karena ia tak memiliki lagi kehidupan dan kematian, ia akan menangis sedemikian rupa, tapi air mata kini juga telah memberontak dari tuannya sendiri.

Api sudah tersedia pada tempatnya, sekarang tinggal menunggu waktu, siapakah yang akan jadi penghuninya.

Tempat-tempat kegelapan telah ada, telah disiapkan oleh sang pemilik dari kegelapan itu sendiri, dan siapakah yang akan menghuninya. Tidak ada yang tahu dan tidak ada yang mengetahuinya, karena kita diberikan kesempatan untuk mengetahui semua kejadian yang ada, akan tetapi tidak diberitahukan seperti apa dan siapa yang tepat untuk berada disini atau disana, karena bagian yang diberikan kepada kita itulah yang merupakan bagian kita sendiri.

Sekarang waktu masih terus berjalan, kegelapan akan semakin gelap, tapi masih ada bintang dan bulan yang mampu untuk meneranginya, tapi sampai kapankah bulan dan bintang itu sendiri dapat bertahan?

karena akan datang waktunya, dimana bulan tak lagi sanggup untuk berada ditempatnya, dimana bintang-bintang pun tak akan sanggup untuk berada ditempannya, mereka yang terang aku jatuh kedalam lubang kegelapan, setelah dihakimi seturut dan seusai dengan perbuatan mereka sendiri.

Saya tidak tahu apa yang saya katakan, tapi itulah catatan kehidupan, caatatan yang muncul dalam pikiran saya, dan saya senang atau legah, karena semua yang ingin untuk dicatat telah  tercatat pada tempatnya, karena yang dikatakan kepadaku itulah yang kucatat menurut apa yang kulihat dan kuketahui.

Sekian dan salam buat catatan kehidupan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.