Inilah Saya, Tapi Bukan Aku.

Kali ini saya ingin menulis catatan inilah saya, tapi bukan aku. yah, ini  hanya sebuah catatan. saya tidak tahu arti dan makna dari setiap catatan yang saya ketik, karena yang saya tahu adalah saya ingin untuk menulis dan mengetik apa yang pernah saya pikir atau yang sedang saya pikirkan.

saya selalu berpikir bahwa otak saya mungkin tak akan mampu untuk mengingat setiap kata yang pernah terpikir, tapi saya yakin dengan adanya sebuah catatan, semua dapat teringat kembali apa yang pernah saya pikirkan.

mungkin seperti itu. yah, mungkin saja.

Inilah saya, Tapi Bukan Aku.

Saya adalah saya, orang yang semakin hari semakin bertambah kurus. saya sangat gampang untuk melihat orang lain, tapi saya sangat sulit untuk melihat diri saya sendiri.

Semakin hari sayang selalu ingin berpikir untuk menjadi lebih baik, tapi dalam setiap pikiran yang saya keluarkan selalu ada keterbalikan dari apa yang saya pikirkan.

Yah, hingga sampai sekarang masalah terbesar yang saya pikirkan adalah belum mengetahui dan siapa diri saya sendiri.

Saya masih bertanya dan terus bertanya?

Ada yang pernah berkata bahwa

 Jika suatu saat anda mendapatkan sebuah barang yang baru, barang tersebut hanya satu-satunya di dunia ini, terus bagaimana cara untuk menggunakan barang tersebut?

yah, bagaimana cara menggunakannya?

Ada juga yang pernah menjawab pertanyaan tersebut bahwa

Jika ingin mengetahui bagaimana cara untuk menggunakan barang tersebut, maka bertanyalah pada pencipta barang tersebut.

yah, itulah pertanyaan dan jawaban yang pernah saya dengar dan menurut saya itu masuk akal.

Tapi, sekarang pertanyaannya berbeda, pertanyaannya adalah Seberapa dekat saya dengan Pencipta ku?.

Sekian saja buat catatan kali ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.