Antara Aku Dan Kesehatanku

Kali ini aku ingin menulis sedikit antara aku dan kesehatanku. Yah, aku ingin membahasnya sedikit, tidak terlalu banyak tapi apa yang aku ketahui akan aku tulis saat ini antara aku dan kesehatanku. Ini merupakan catatan kehidupan, tentang apa yang sedang aku pikirkan sekarang.

Antara Aku Dan Kesehatanku – Duripoku, 25 Januari 2018

Aku tidak tahu apakah ini benar atau tidak, tapi inilah kebenaran yang menurutku benar adanya, sehingga aku menuliskannya saat ini juga pada blogku ini sebagai sebuah kebenaran yang telah aku pilih atau aku tentukan bahwa ini benar adanya, walaupun orang lain mengatakan, tidak.

Kesehatan dalam diri ini merupakan pilihan yang aku pilih sendiri untuk diriku atau untuk tubuhku, jadi apapun yang terjadi sekarang pada tubuhku merupakan pilihanku, entah pilihan dari masa laluku atau pilihanku yang masih tetap ku pilih dan kupakai hingga sekarang.

Pilihan yang secara tidak langsung aku pilih tentang kesehatan ini ialah ketika aku fokus pada apa yang tidak aku inginkan terjadi pada tubuh ini. Yah, aku fokus dipikiranku tentang apa yang tidak aku inginkan, sehingga yang tidak aku inginkan tersebutlah secara tidak langsung telah menjadi sebuah pilihan yang aku sendiri telah memilihnya.

Cerita atau catatan ini bermula dari si kurus dan sigemuk. Yah, bermula dari cerita kehidupan antara si kurus dan sigemuk.

Perhatikanlah mereka yang kurus, mereka terkadang susah untuk gemuk, walapun banyak sekali makanan yang dimakan tidak terarah dan yang katanya dapat menambah berat badan mereka, akan tetapi hal itu tak kunjung datang.

Perhatikanlah juga mereka yang gemuk, mereka terkadang mengabaikan banyak sekali makanan yang katanya menambahkan berat badan, tapi berat badang mereka tak kunjung-kunjung menurun atau berkurang.

Yah, itulah catatan antara si kurus dan si gemuk, aku tahu masalah itu, karena aku salah satu dari antara mereka. Yah, aku terlalu fokus pada apa yang tidak aku inginkan, sehingga hal tersebut benar-benar terjadi. Sungguh, seharusnya aku tidak perlu untuk melakukannya, karena tubuh ku tahu, mana yang terbaik yang harus ia lakukan tanpa harus aku perintahkan.

Hal sederhana lain yang aku dapatkan tetang pilihan yang terkadang kita pilih yang salah terhadap diri ini ialah ketika aku bermeditasi. Jika aku hanya fokus pada tujuan meditasiku, maka aku tidak akan terganggu sama sekali, akan tetapi ketika aku ingat akan air ludah ku, maka hal tersebut akan memancing air ludahku untuk terus dan terus keluar ke dalam mulutku dan aku harus membuangnya terus menerus, dan hal tersebut sangat mengganggu meditasku.

Yah, saat itulah aku sadar bahwa jika aku fokus pada sesuatu yang tidak aku sukai terjadi pada diri ini, maka aku menariknya dan aku membentuknya menjadi sesuatu yang akan kuterima atau yang akan ada dalam diri atau kehidupan ini.

Begitu pula dengan napas yang sekarang masih ada pada hidungku. Jika aku mengingatnya, maka aku akan menariknya secara manual dan hal tersebut sangat membuatku capek, karena aku melakukannya secara manual, tapi disaat aku lupa dan tidak fokus pada napasku, tubuhku selalu melakukan yang terbaik kepadaku tanpa harus aku kontrol dengan pikiranku.

Yah, itulah catatan tentang aku dan kesehatanku. Terkadang kita harus hilang pikiran kita akan hal-hal yang tidak kita sukai dan lebih ke arah kita harus memikirkan apa yang kita inginkan, sehingga hal tersebut dapat terjadi dan dapat ditarik ke dalam kehidupan kita.

Yah, semuanya ini hanya berada diantara fokus dan tidaknya kita terhadap yang kita inginkan atau yang tidak kita inginkan terjadi di dalam kehidupan kita.

Sekian dan salam buat catatan kehidupan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.