Catatan Kehidupan

Tuhan, aku tahu, Engkau mungkin telah marah padaku,
Akan semua salahku yang selalu mengabaikan-MU.

aku tidak tahu, darimana lagi aku harus memulai,
karena mungkin aku sendiri telah mengakhirinya.

Hingga pada hari ini,
aku sendiri masih tidak tahu,
apa yang telah ku perbuat ini.

Apakah aku masih pantas untuk meminta pada-MU?
Apakah aku masih pantas untuk berdoa pada-MU? atau
Apakah aku masih pantas untuk menyebut nama-MU?

Mulutku penuh dengan dusta dan kemunafikan,
Aku adalah seorang pembohong,
aku telah membohongi Engkau,
bahkan mungkin telah mempermainkan-MU.

tapi sungguh, jiwaku tidak ingin dan tak mau,
melakukan hal tersebut pada-MU,
walapun secara tidak langsung,
akal sehatku dan tubuhku melakukannya.

Aku berdosa, sungguh berdosa.

Tapi kiranya aku berterimakasih kepada-MU,
karena kasih-MU yang besar terhadapku,
Engkau masih menyayangiku,
walau aku sering jauh dari pada-MU.

Bukti indah yang masih ada padaku ialah
napas kehidupan-MU yang Engkau berikan padaku.

terima kasih untuk kesempatan ini,
terima kasih untuk waktu ini,
ajari aku untuk dapat bersyukur,
ajari aku untuk selalu menuruti semua perintah-MU.

aku takut akan Engkau,
aku tak ingin murka-MU jatuh padaku.
aku ini orang yang lemah,
aku tidak kuat untuk menanggung segalanya.

Ajari aku dan kuatkan aku yang lemah ini,
sesuai dengan belas kasihan-Mu terhadap
semua mahkluk ciptaan-MU.

Jangan melihat semua dosa dan pelanggaranku,
tapi lihatlah aku sebagaimana Engkau membentuknya.

Engkau menjadikanku ada,
ada untuk sebuah maksud dan tujuan yang hanya
Engkau yang mengetahuinya.

Jika aku tercipta hanya untuk membuat Engkau marah padaku,
maka apunilah aku atas semua salahku,
atas semua yang telah kulakukan sebelumnya,
atas semua perbuatan moyangku,
atau semua perbuatan orang tuaku,
hingga membuat aku harus menanggung semua ini.

Aku terlalu lemah untuk melakukannya,
kuatkanlah aku.

Tapi jika aku tercipta untuk sesuatu yang baik,
maka ajarilah aku untuk tidak membuat Engkau marah padaku.

Aku ini orang berdosa,
dan selamanya aku akan tetap berdosa.

Tapi bukankah Engkau Maha Baik dan Maha segalanya?
kiranya Engkau mau untuk melihatku,
Mengajariku, Membimbingku dan membawaku
ke jalan yang telah Engkau tentukan untukku.

Aku takut jika aku harus terjebak dalam lingkaran ini,
terlalu lama, karena aku hanya seorang manusia biasa,
aku tak punya apa-apa, selain Engkau yang masih
baik dan selalu baik terhadapku,
walaupun aku sendiri jarang untuk berterima kasih
atas semua kebaikan yang Engkau curahkan padaku.

sehingga dari sekian banyak dosa yang ada padaku,
tidak akan bertambah setitikpun,
karena pengajaran-MU yang begitu sempurna padaku.

Kiranya belas kasihan daripada Engkau dapat kutemukan kembali
dalam setiap perjalananku kedepannya,
tapi jikalau memang aku tak pantas untuk-MU,
maka kiranya jadi dalam nama-MU saja atas semuanya.

Aku akan bersyukur,
berusaha untuk selalu bersyukur,
berusaha untuk tidak meminta banyak pada-MU,
karena aku tahu, aku mungkin bukan siapa-siapa untuk-MU.

dan terima kasih untuk segalanya,
untuk semuanya,
termasuk kesempatan untuk yang masih Engkau berikan,
untukku untuk merenungkan dan memikirkan semua salahku.

Kesempatan untuk mengingat-MU,
kesempatan untuk merendahkan diri serendah-rendahnya,
dan kesempatan untuk kehidupan yang sempurna ini.

Aku bersyukur untuk segalanya.
Terima kasih, Terima kasih, Terima kasih.

Salam.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.