Catatan Syukur – Catatan Kehidupan

Aku bersyukur kepada Allah ku,
sebab IA baik adanya.
Ia membuat semua masalah yang ada disekitarku,
tunduk dan taat terhadapku.

Tak ada yang berani membuatku terluka,
karena Allah ku bersama-sama denganku.
Harapkanku dibuat subur dan tak layu sedetikpun,
aku percaya pada-NYA seumur hidup yang ada padaku.

IA menuntun aku dan tak pernah melupakanku.
Aku yang tak tahu bagaimana cara untuk berterima kasih,
IA masih menunjukkan kasih dan setia-NYA terhadapku,
terhadap orang seperti aku ini.

Sungguh, inilah catatan syukurku.
Hidupku adalah miliknya,
selamanya akan seperti itu.

IA membuatku melewati berbagi macam kisah,
kisah yang terkadang aku anggap sedikit hampir membunuhku.

Tapi IA tak pernah membiarkan hal itu terjadi,
karena IA masih mengasihiku.

Catatan kehidupanku hanya IA yang tahu,
IA tahu semua tentangku.

Saat dimana aku meminta kematian kepada-NYA
adalah saat dimana aku tahu ia tak ingin itu terjadi.
IA punya rencana,
hanya IA yang tahu.

Aku bersyukur bisa dimiliki oleh-NYA.
Aku tahu, kisahku adalah ceritaku,
aku harus tetap menjalaninya,
sampai pada waktu dimana IA mengatakan bahwa
“sudah cukup”.

Saat itulah aku akan pulang,
pulang ke tempat dimana aku harus berada,
tempat yang tidak aku ketahui,
sekalipun itu neraka, itulah keadilan terbesar,
yang akan tetap aku syukuri.

Tuhan ku baik,
IA begitu baik,
IA selalu ada dan tetap ada.
Aku percaya pada-NYA seumur hidupku.

Hingga akhir napas terakhir berakhir,
saat itulah aku akan tahu semua,
semua yang membuat aku merasakan sebuah rasa,
rasa tanya yang begitu besar yang selalu ada.

Saat ini aku masih belum pantas untuk dapat melihat-NYA lagi.
Aku yakin, semua punya waktu.

Aku harap IA telah menetapkan sedikit waktu itu untukku.

Sekian dan salam buat catatan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.