Dari Mana Datangnya?

Kali ini aku ingin menulis tentang pengalaman hidupku yang juga menjadi pertanyaan besar, meskipun aku sudah tahu jawabannya, aku sengaja ingin menulisnya hari ini, agar nantinya dapat kubaca kembali jika aku telah meninggalkan masa ini dan pergi mencari masa yang lain.

Dari Mana Datangnya?

Aku tidak tahu dari mana datanya, tapi aku percaya, bahwa semuanya itu adalah kemudahan dari IA yang baik yang telah menjadikan semua ini ada dan nyata seperti sekarang ini, dan itulah yang aku ketahui. Aku tidak tahu harus berterima kasih seperti apa, karena aku memang orang yang tak tahu bagaimana cara untuk berterima kasih.

Dalam menyelesaikan program untuk skripsi, tentu banyak masalah yang datang, ini bukan sebuah masalah sih, lebih tepatnya ini tantangan buat aku pribadi, apakah aku mampu melewati tantangan ini atau aku menyerah ditengah jalan.

Menyerah adalah bukan sifat aku, itu yang ada dalam diriku, walaupun kadang aku malas melakukannya, bukan berarti aku menyerah, aku hanya terkadang sulit untuk mengendalikan apa yang diinginkan oleh pikiranku.

Belajar sambil bekerja itulah yang terjadi sekarang atau menyelam sambil minum air. Waktu dimana aku memulainya adalah tepat waktu dimana pertama aku melakukannya, hingga akhirnya terkadang aku berhenti, bukan karena aku lelah atau malas, tapi karena terkadang aku tidak tahu, aku harus mulai dari mana, waktu seolah-olah berhenti dan serasa bahwa semuanya pasti akan berakhir dengan hal yang tidak diinginkan.

Itu yang terkadang datang, yah, dan otakku sangat bodoh dengan hal itu, dimana ketika hal tersebut datang, maka ia hanya bisa mencari dan mencari terus, tanpa berpindah ke tempat lain, hingga akhirnya terkadang waktu hanya digunakan untuk mencari sesuatu yang tidak diketahui, itulah pikiranku.

Waktuku habis banyak hanya karena mencari apa yang tidak diketahui, dan ketika tidak didapat sama sekali, otakku akan dengan sangat senang untuk melakukan sesuatu yang meninggalkan apa yang sebenarnya dibutuhkan dan lagi dicari.

Yah, itulah yang terjadi sekarang.

Hingga sampai pada saat tadi, dari beberapa minggu yang lalu, sesuatu yang tidak aku ketahui, datang dengan sendirinya, dimana kata yang berbisik ialah:

“Aku harus melakukan ini”.

“Aku harus melakukannya”.

“Aku harus mencobanya”.

Aku tidak tahu apa yang membuat aku tergerak untuk melakukannya, karena satu sifatku yang aku tahu dan turut padanya dan tak bisa melawannya ialah jika sudah seperti itu maka selamanya akan tetap seperti itu. itulah pikirku, itulah otakku yang terkadang membuat aku merasa bahwa aku senang bisa membenci diriku karenanya.

Yah, beberapa minggu aku hanya terlalu khawatir dalam positve thinking (khawatir tapi positif) akan hal yang tak bisa aku lakukan dan aku tidak tahu, aku harus bertanya pada siapa, ini adalah masalahku, ini adalah apa yang aku mulai, dan apa yang aku mulai, seharusnya itulah yang harus aku selesaikan, bukan orang lain.

Ada masalah yang membuat aku khawatir tentang program ini, yaitu:

1. Masalah pencarian di PHP MVC

2. Masalah Pagination di PHP MVC

3. Masalah LoadScroll di PHP MVC

4. Masalah Sorting popular di PHP MVC kemudian di union all or join or something like that.

That’s make me feel something great. yah. mungkin seperti itu. buat aku merasakan sesuatu yang luar biasa. banyak masalah lain, tapi aku bersyukur, karena ada yang membantuku menyelesaikannya, walaupun aku tidak tahu darimana datangnya, tapi yang jelas ia menuntunku untuk melakukan hal yang seharusnya aku lakukan dan menyelesaikannya.

Sekarang tinggal beberapa lagi yang bukan masalah sih, karena aku pasti bisa menyelesaikannya. Salah satu kesempatan untu belajar bagaiamana cara untuk tetap berpikiran positive ialah saat atau masa-masa seperti ini.

Mungkin itulah cerita dan kisahku dalam masa-masa skripsi sebelum sidang akhir. Semoga sidang akhir nanti aku bisa melakukan yang terbaik, karena aku telah berusaha semaksimal mungkin, aku tidak bisa menilai, apakah hasilku juga bisa maksimal atau tidak, tapi satu yang aku pikirkan, kelulusan adalah hal terindah, tidak perlu nilai yang begitu baik, karena aku harus keluar dari kampus ini. itu yang terbaik

Sekian dan salam buat catatan kehidupan hari ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.