Dari Mujizat Atau Anugerah

Kali ini aku ingin menulis dari mujizat atau anugerah. Ini adalah catatan kehidupanku, semua yang tertulis disini adalah apa yang terjadi sekarang, apa yang benar-benar terjadi. Agar tidak dilupakan nantinya, maka aku harus menulisnya disini.

Dari Mujizat atau Anugerah

Aku pernah menulis sesuatu Antara Munjizat atau Anugerah, apa yang akan aku dapat diantara kedua hal tersebut. Aku tidak tahu apa dapat aku miliki tapi yang jelas kedua sisi memiliki arti yang begitu baik untukku.

Hari ini aku melihat situs pemberitahuan tentang kelulusan atau tidak yang akan menentukan apa yang akan aku dapatkan, dan akhirnya aku bersyukur, karena dari mujizat atau anugerah yang aku harapkan, ternyata anugerah yang lebih dipilih oleh Tuhan untuk diberikan kepadaku.

Jakarta, 3 Juli 2017; Pukul 19:29

Aku menuliskan artikel ini, hari ini aku bersyukur dan tahu sesuatu yang baik telah diberikan Tuhan Untukku tepat sebelum 1 hari memasukkan hari ulang tahunku yang ke-24 tahun.

Tuhan menunjukkan kasih setia-NYA kepadaku, mengajarkanku untuk hanya takut pada-NYA, berharap pada-NYA dan tetap melakukan sesuatu yang seturut dan sesuai dengan rencana-NYA yang begitu indah dalam hidup ini.

Akhirnya aku tidak lulus mata kuliah Fisika Listrik Gelombang, sedangkan besok adalah uji program terakhir untuk masuk ke pengumpulan buku skripsi dan memulai sidang akhir skripsi. Aku tidak tahu apa yang harus aku katakan, aku hanya bisa bersyukur saat ini, karena satu yang aku tahu ialah:

“Semua yang terjadi, tidak pernah terjadi begitu saja, semua punya alasan mengapa hal tersebut harus terjadi”.

Aku pernah meminta hadiah ulang tahun kepada Tuhan ku sebelum hari ulang tahunku yang ke-24 tiba, aku berkata kepada Tuhan ku:

“Tuhan, hadiah apa yang akan Engkau berikan kepadaku tepat pada saat hari ulang tahunku?”.

Aku meminta hadih ulang tahun
kepada Tuhan yang aku percayai,
Tuhan yang ada jauh sebelum aku ada,
Tuhan yang telah memberikan aku napas hidup
dan tidak pernah melupakanku sedetik pun.

Tuhan yang selalu mengingatku
dan yang telah menghadirkanku di dunia ini.
Tuhan yang telah memberikan aku kebebasan,
untuk memilih kemana aku ingin untuk pergi.

Aku percaya kepada-NYA saat ini sampai selamanya.

Aku tahu, masalah ini bukanlah masalah untukku,
karena yang harus aku takuti ialah Tuhan ku,
bukan masalah yang berada disekitarku.

Semua ini adalah anugerah terindah dari-NYA,
aku akan tetap bersyukur,
dan membuat iblis bersedih karena tak mampu menaklukkanku.

Aku percaya kepada Tuhan ku,
menit dan detikku adalah milik-NYA.

Hari ini IA mengajarkan aku untuk dapat bersyukur kepadanya atas setiap nikmat yang telah IA berikan kepadaku, apapun itu tanpa terkecuali, karena tidak ada yang tidak baik dari Tuhan, semua itu baik adanya.

Aku tahu, jika langit dan bumi bisa jadi karena kekuasaan-NYA yang begitu besar, terlebih lagi terhadap masalahku yang begitu kecil ini, sungguh tidak ada apa-apanya. Tuhan ku tahu yang terbaik untukku.

Aku harus tetap bersyukur, walaupun aku tahu bahwa bersyukur terkadang tak semudah tutur untuk seorang manusia yang tak sempurna seperti aku.

Sekian dan salam untuk hari ini.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.