Kata-kata mimpi

Kali ini aku ingin mencatat sebuah catatan yang saya sendiri terkadang tidak tahu apa yang ingin sebenarnya aku ungkapkan dalam tulisanku ini, karena itulah aku, terkadang aku menulis sesuatu yang memang aku sendiri tidak mengerti. yah, menulis kekosongan, itulah istilah yang tepat katanya.

Kata-kata Mimpi

Terkadang aku ingin mengatakan suatu kata seperti ini,
“Jika aku mengatakannya kepadamu,
Aku yakin kamu tidak akan percaya,
karena aku sendiri pun tidak percaya,

Akan tetapi, Aku percaya

Bahwa suatu saat nanti,
Aku akan tahu,
dan kamu pun akan tahu,
sehingga disitulah kita akan percaya,
bahwa apa yang telah kita lalui,
seharusnya tidak kita lewati”.

Memiliki mimpi sebagai seorang pemimpi,
itulah hidup.

Hidup yang katanya masih penuh dengan tanda tanya.

Ada yang pernah datang kepadaku,
mengatakan, bahkan sampai meminta,
akan tetapi hanya sedikit kata yang dapat ku katakan saat itu,
yaitu bahwa kamu tidak tahu apa yang kamu inginkan,
karena suatu saat nanti kamu akan tahu dan mengerti,
apa yang mungkin telah kamu katakan sekarang.

yah, hingga akhirnya ketika semua telah terlewati,
entah secara sadar maupun tak sadar,
aku yakin bahwa ia telah mengerti semua yang pernah terjadi.

bahwa semuanya tidak terjadi begitu saja,
akan tetapi ada arti yang terkadang tidak berarti yang berada didalamnya.

Memiliki mimpi yang sangat tinggi,
seolah-olah hidup terkadang mejadi tidak berarti.
itulah kenyataan yang terkadang ada,
sehingga harus diterima begitu saja.

Aku pernah menginginkan sebuah hidup yang berada
dibawah dari sebuah dasar kehidupan.
itu terjadi di masa sekarang,
masa penuh dengan apa yang pernah diinginkan.

Aku tahu, aku mengerti, dan sedikit memahami,
apa artinya dari sebuah kehidupan,
apa artinya dari sebuah keterpurukkan,
dan apa artinya dari semua yang ada.

Aku belajar dan masih terus belajar,
jika memang harus terus berada didasar,
atau memang harus terus turun lebih jauh ke bagian terdalam,
maka aku menerima semua yang telah menjadi keputusanku.

itulah yang terkadang terpikirkan,
tanpa ada beban yang memang merupakan beban dari sebuah kehidupan.

sehingga ketika aku pulang,
nantinya dari kehidupan yang akan datang,
aku siap untuk menjalaninya,
aku siap untuk menghidupi sebuah kehidupan.

Sebuah kehidupan yang mungkin akan terasa hidup,
jika aku hidup dan berada disana.

Aku yakin, saatnya akan tiba,
dimana aku akan memiliki kesempatan untuk menaiki puncak,
bukan untuk menuruni jurang,
seperti hidupku yang sekarang ini.

Sekian dan salam buat catatan kehidupan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.