Malam Yang Kacau Dan Beberapa Cerita Mimpi

Kali ini aku ingin menulis tetang malam ini yang sedikit kacau dan beberapa dari cerita mimpi yang sempat datang dalam tidur panjangku. Yah, karena sudah lama aku tidak pernah menulis lagi di blog ini, maka biarlah ini menjadi catatan kehidupan untukku, sebelum hosting dari situs web ini mati.

Malam Yang Kacau Dan Beberapa Cerita Mimpi   –   Jakarta, 17 April 2017

Semalam aku tertidur kira-kira pukul 11’an Malam, aku tidak tahu kenapa tapi inilah malam yang agaknya sedikit kacau. Yah, mungkin Seperti itu. Semalam aku tertidur, tapi aku merasa bahwa ada sesuatu yang menggangguku, aku tidak tahu ini apa dan siapa, yang jelas semalam aku hampir-hampir tak bisa tidur.

Tubuhkku terasa seperti ada sesuatu yang mendekat, aku tidak bisa melihatnya tapi aku merasa sangat-sangat terganggu, tapi ini bukan ketindihan dan perasaanku 100% benar adanya, karena malam ini seperti ini sudah lama tak pernah terjadi semenjak aku pindah ke kost ku yang sekarang.

Aku rasa ingin lari keluar dari kost tempat aku tertidur ini, membuka pintu dan mencoba untuk menghirup udara, agar tubuhku bisa tenang dari sesuatu yang katanya ada didekatku, dan itulah yang dipikirkan oleh pikirku. Aku takut, tapi sesekali Satu Nama yang terucap ialah Dalam Nama Tuhan Yesus, padahal aku tahu, mulutku yang kotor ini tak pantas untuk menyebut nama-NYA.

Karena merasa sering ada sesuatu yang didekatku, yang membuatku tidak nyaman, akhirnya aku memutuskan untuk menukar posisi tidurku, yaitu kaki yang dikepala dan kepala di kaki, karena yang aku tahu, mungkin seperti ini tidurku bisa tenang.

Setelah aku menukar posisi tidurku, ternyata disini aku masih merasakan hal yang sama, tapi ada sedikit hal yang benar-benar aneh disini, karena aku melihat 3 detik masa depanku yang terjadi berturut-turut selama 3 kali.

Yah, ketika aku tertidur, aku melihat aku bangun secara kaget dan melihat kamarku, kemudian aku tertidur lagi, dan diulang sampai 3 kali, dan kali yang keempat aku bangun dan melakukan hal tersebut, dan setelah aku terbangun, akhirnya aku sadar bahwa yang 3 kali sebelumnya itu adalah bukan dunia nyataku, akan tetapi aku  sempat melihatnya dalam sedikit sadarku.

Yah, malam yang kacau. Karena aku merasa bahwa menukar posisi tidur tak akan memberikan dampak positif untuk malamku, akhirnya aku memutuskan untuk mengembalikan posisi tidurku. setelah itu aku merasa ada sesuatu yang mendekat dengan tubuhku, aku menahannya, aku tidak mau terbangun dan aku mau melihat apa yang akan terjadi dalam tidurku ini, aku berusaha menahan dan pada waktu itu juga, aku merasa bahwa ia ingin membawaku ke sebuah tempat, dimana tempat ini adalah dimensi lain dari waktu tempat aku berada.

Aku melihat sesuatu dan merasa sudah berada disana, tapi karena aku tidak tahan, akhirnya aku memutuskan untuk bangun. kalau mau dibilang, ini semacam lucid dream, tapi ini bukan lucid dream, hanya memiliki kesamaan, yaitu aku sadar di 2 dimensi waktu, yaitu waktu nyataku dan waktu dimana sesuatu yang katanya ada didekatku ini ingin membawaku kesana.

Yah, aku sadar dan aku tahu bahwa aku sekarang bukan di duniaku, tapi aku juga sadar bahwa aku dapat bangun sewaktu-waktu aku menginginkannya.

Mungkin seperti itu, dan yang terakhir diatas cerita tentang malam yang kacau ini, bukanlah hal yang kacau, akan tetapi sesuatu yang nyaman, karena ketika ia semakin dekat, aku semakin nyaman dan ketika aku mau masuk, ketenangan itu ada dan itu memang ada. aku tidak tahu apa itu, karena aku tidak mengetahuinya.

Setelah malam yang sedikit kacau ini berakhir, akhirnya aku tertidur juga dan aku berada disebuah tempat yang katanya berada dipinggiran sungai, kemudian aku berjalan mengikuti jalan yang ada, padahal aku tahu bahwa aku adalah orang baru di tempat itu, dan akhirnya aku tersesat.

Yah, aku tersesat, dan aku menuju sebuah tempat yang jauh dari tempatku semula tapi untungnya, setelah perjalananku itu, aku bertemu dengan seseorang yang saya sudah lupa ia lagi ngapain pada waktu itu, yang jelas aku bertanya kepadanya dan ia mengatakan bahwa tempat seperti yang kumaksud itu tidak hanya 1 yang berada dikehidupan itu, akan tetapi ada banyak sekali, dan aku juga sudah lupa namanya dan lokasinya, karena aku tidak pernah membacanya.

Setelah itu orang tersebut mengatakan bahwa ia akan membantuku. Setelah itu aku mendengar ia mengatkaan bahwa aku sudah tersesat sangat jauh dari tempatku, padahal aku rasa bahwa aku baru berjalan beberapa menit yang lalu, dan akhirnya ada seorang perempuan yang aku tidak tahu dari mana datangnya, yang jelas ia datang melewati kami dan orang tersebut bertanya kepadanya, dan ia menjawab persis seperti tempat dimana aku tinggal, yaitu namanya sama.

Setelah itu aku diantar kembali oleh orang tersebut. dan disepanjang mimpiku ini, aku melihat berjalan tepat dipinggiran sungai, aku tidak tahu kenapa banyak sungai yang terlihat yang jelas sangat banyak sekali sungai yang terlihat dalam mimpi ini.

Setelah itu, aku merasa aku pernah menceritakan seorang gadis yang cantik katanya kepada orang-orang disekitarku, sebelum aku kembali ke sebuah masa yang sedikit berbeda, dimana dalam mimpi ini ialah masa lalu.

Yah, aku bermimpi seolah-olah berada di masa depan dan kembali ke masa lalu. Tapi sebelum itu, aku melihat aku memasukki sebuah rumah orang yang jahat katanya, dimana orang yang jahat ini adalah ayahnya dan anaknya yang akan membunuhnya untuk mengembil kekuasaannya.

Aku membawa sebuah pisau, tapi tidak ada seorangpun diantara mereka yang mengetahuinya, dan pisau tersebut ada ditanganku. aku berdiri di sebuah dapur dan orang yang jahat itu datang dan melakukan aktifitas seperti biasa, termasuk anaknya. kemudian aku membuang sebuah pisau tersebut di dekat kayu bakar, dengan maksud untuk menyembunyikannya agar tak ada seorangpun yang tahu dan aku menghampiri anak tadi yang katanya akan membunuh ayahnya demi kekuasaan itu.

Anak tersebut rambutnya agak panjang sampai bahu dan aku tidak sempat melihat wajahnya, karena ia menunduk dan rambutnya hampir-hampir menutupi mukanya. setelah itu, beberapa orang yang katanya kukenal, datang menyerang rumah tersebut, melempar bom disekitar rumah tersebut, di samping depan dan belakang untuk meledakkan rumah tersebut, setelah itu aku tidak tahu apa yang terjadi, yang jelas aku dibawah ke sedikit penglihatan yang berbeda tapi dalam mimpi yang sama.

Aku melihat berada disebuah padang rumput yang sangat indah, warnannya seperti pohon gandum dan ini adalah sebuah padang. setelah itu aku aku melihat ada seorang anak gadis kecil yang berlari-lari dan melompat-lompat kegirangan diatasnya, dan kami ada beberapa orang disitu. setelah itu aku mengatakan kepada seorang yang lain bahwa ini adalah manipulasi gambar, seperti di film-film, dimana gambar latar belakangnya diberikan warna hijau seluruhnya, agar mudah untuk dimanipulasi.

Akhirnnya salah seorang temanku penasaran dan berkata bahwa apakah kita lagi dalam sebuah film? setelah itu ia mendekat dindingnya dan menariknya, ternyata itu bukanlah sebuah dinding film atau warna hijau yang tadi aku maksudkan, tapi setelah dibuka, masih ada lagi keindahan lain disini.

Kemudian kami memutuskan untuk melewati jalan tersebut dan tidak melanjutkan perjalanan kami melewati jalan sebelumnya.

Yah, setelah itu kami tiba disebuah tempat aliran susngai yang masih mengalir sedikit demi sedikit, dimana disitu aku melihat semacam kepala yang tertanam dipasir dan ada seorang yang mengambilnya dan katanya itu adalah makanan dan ia memakannya, ternyata itu bukan kepala, akan tetapi sesuatu yang didalamnya berisi air.

Setelah itu kami berjalan melewati tempat aliran sungai yang mengalir tersebut dan hampir kering itu, namun tak kunjung kering. disamping kiri kanan kami, terlihat gunung batu yang sangat besar, dan tempat aliran sungai tersebut terlihat seperti jalanan.

Setelah itu aku merasa bahwa ada sesuatu yang ganjil disini, ada hal yang aneh dan kita harus kembali melewati jalan kita yang semula, karena ini tak seperti biasanya dan akan ada sesuatu yang terjadi, tiba-tiba aku mengintip sedikit ke sedikit lengkungan jalan, aku melihat jalanan tempat aliran sungai ini sepi tapi perasaanku semakin tidak enak.

tiba-tiba air deras datang dan mau menenggelamkan kami semua ketika sampai di leher, aku tidak tahu harus berbuat apa, karena air tersebut tidak mengalir, akan tetapi ia meninggi dan mau menutupi kami dan setelah air tersebut sampai di hidung, anehnya hidungku tak tertutup oleh air, hanya saja airnya sudah setinggi hidung dan aku masih bisa bernapas, karena ada semacam ruang yang dibuat oleh air tersebut agar hidungku tak tertutup olehnya.

Setelah itu aku berkata-kata dengan beberapa kata yang sebagian telah aku lupa, tapi inilah yang aku ingat:

“Aku minta maaf, semua kebaikan yang ada padaku adalah milikmu dan semua keburukan hanyalah milikku”.

Setelah itu air tersebut mengering dan gunung-gunung besar yang katanya ada disamping dari aliran sungai tersebut, ternyata bukanlah sebuah gunung, karena setelah air mengering, ini berubah menjadi beberapa rumah yang ada dipinggiran sungai.

setelah itu aku melihat seorang wanita yang beridiri di lorong masuk ke dalam rumahnya yang sedang berdiri menatap ke arah aliran sungai tersebut, dan setelah aku menghampirinya, ternyata wanita itu menangis dan bersedih, karena ada air mata dimatanya. Yah, tapi ia tak mau berbicara dengan ku dan sepertinya ia sedikit marah denganku, dan aku bingung, salahku apa.

Kemudian ia mengajak kami masuk, dan beberapa temanku deluan bersamanya dan hanya saya dan seorang temanku berjalan dibelakang dan mengikuti mereka. setelah itu temanku masuk disebuah rumah, yang pintunya terbuka, kemudian masuk ke kamarnya dan mengambil sesuatu dari rumah tersebut, tapi aku mengatakan bahwa:

“Orang sudah berbuat baik kepada kita, janganlah kita berbuat buruk terhadap mereka”.

yah, mungkin kata-katanya tidak terlalu sama, yang jelas maksud dan intinya sama. setelah itu ia kembali dan meletakkan barang tersebut dikamar dari orang tersebut. setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami, dan sepertinya kami tersesat lagi, karena kami tidak tahu kemana sebagian teman kami dan seorang wanita tadi.

Setelah itu kami hanya mengikuti jalanan yang ada dan akhhirnya kami bertemu rumah yang kami tuju itu. kami masuk dan sebagian teman kami ada di atas dan untuk naik keatas, harus lewat ruang tengah, karena ada tangga disana.

Setelah itu kami masuk dan setelah aku menaiki beberapa anak tangga, aku melihat ada seorang gadis yang lagi duduk di kursi tersebut dan aku berkenalanan dengannya. aku memegang tangannya dan terlihat aku mencium tangannya itu, dan kemudian aku menanyakan namanya dan ia mengatakannya, setelah itu pas aku mau memberitahukan namaku kepadanya, ia langsung memotongnya katanya:

Gadis Kecil itu: “Nama kamu Titus, kamu yang pernah menceritakan aku dimasa depanmu”.

Setelah itu aku sadar, jadi ini masa lalu? berarti aku datang dari masa depan dong. yah, setelah menulis cerita ini, aku serasa ingat sebuah film dari lagu “Permintaan Hati – Letto”.

Setelah itu, aku bertanya kepadanya, sekarang kamu sudah kelas berapa?

Gadis Kecil itu: “Aku masih kelas 2 SMP”.

yah, katanya ia masih kelas 2 SMP dan setelah ia mengatakan hal tersebut, aku langsung ingat kalau sekarang aja aku udah semester 10 kuliah. hahaha, aku jadi lucu sendiri.

Yah, setelah itu aku memegang dan menggerakkan tangganku diatas kepala gadis itu ( Seperti seorang yang lagi menasehati ) dan berkata:

“Sekolahlah yang baik, jadilah gadis yang baik, taat kepada orang tua dan jangan dulu berpikir terlalu jauh. Suatu saat kamu akan mendapatkan sesuatu yang lebih indah dari ini, karena kamu berhak mendapatkan yang terbaik”.

Yah, setelah aku menasehati gadis itu layaknya orang yang bijak tapi ternyata sok bijak, akhirnya aku menaiki tangga tersebut dan bertemu dengan beberapa temanku yang berada disana.

Yah, setelah itu cerita mimmpi ini berakhir dan aku aku bangun tepat jam 11’an siang. WOW, that’s amazing.

Sekian dan salam buat catatan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.