Mengingat Sebuah Masa

Kali ini aku ingin menulis tentang sebuah masa yang pernah terjadi sebelum masa ini yang sempat aku ingin diwaktu kemarin, aku tidak tahu kenapa itu bisa datang, tapi aku merasakan sesuatu tentang masa ini, dimana ini adalah masa sebelum aku berada di masa ini, itulah yang aku pikirkan. Inilah catatan itu.

Mengingat Sebuah Masa – 18 Juni 2017

Aku tidak tahu apa yang aku pikirkan, tapi yang jelas satu yang aku ketahui bahwa apa yang aku catatat dibawah ini bukanlah sebuah khayalan atau apa yang biasa disebut dengan imajinasi, karena aku tahu betul apa yang dapat dikatakan sebagai sebuah khyalan dan apa yang dapat dikatakan sebagai sesuatu yang merupakan hasil imajinasi.

Kemarin tepat tanggal 17 Juni 2017, seperti biasa karena lagi butuh waktu sedikit untuk nyantai, akhirnya aku mengambil gitar dan secara perlahan kucoba untuk memetik senar gitar tersebut, sesuai dengan alur pikiran atau perasaan saat dimana aku memainkannya.

Dalam memetik tali senar dari gitar tersebut, aku merasakan bahwa ini adalah petikan yang sudah familiar ditelingaku, aku merasa berada disebuah tempat, tempat ini sangat luas, tidak terdapat pepohonan besar, terlihat agak sedikit bersih dan seperti sebuah hutan yang sudah tidak memiliki pohon (sudah ditebang).

Beberapa tunas-tunas phon masih terlihat waktu aku berada ditempat ini, tempatnya sangat luas dan tak terlihat sedikit pun gunung ditempat ini. Aku melihat suasana langit sangat cerah, tidak ada awan sedikitpun.

Waktu pada waktu ini, ketika disamakan dengan waktu sekarang maka kira-kira warna cahayanya dan posisi mataharinya itu sama seperti tepat pukul 3 sore. Aku melihat seperti itu.

Aku merasa sendiri ditempat ini, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, tapi aku takut dan aku rasa aku sudah sangat sendiri, karena tempat yang luas ini, hingga akhirnya hatikuĀ  seolah-olah merasakan sebuah kesedihan yang sangat sedih, karena aku sedikit takut, akhirnya aku berhenti memetikkan tali senar gitarku dan aku ingat jelas, aku berada ditempat itu.

Aku tidak tahu tempat apa ini, tapi yang jelas aku belum pernah melalui tempat ini seumur hidupku, sebab aku sama sekali baru pertama merasakan tempat ini. Aku tahu, tempat ini adalah tempat kesendirian, itulah yang aku namakan untuk tempat ini, dan aku merasakan bahwa tempat itu adalah tempatku sebelum aku dan masa ini. yah, mungkin seperti.

Tapi sudahlah, apapun itu, aku tidak tahu itu benar atau salah, itu hanya sekedar pikiran bodoh dariku saja, tapi karena aku sudah melaluinya, aku memutuskan untuk mencatatnya.

Sekian dan salam buat catatan kehidupan yang bodoh ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.