Psikotes Kompas Gramedia- Cerita Hari ini

Kali ini aku ingin menulis tentang cerita hari ini, cerita dimana ini merupakan pertama kalinya aku mengikuti psikotes untuk memasuki dunia kerja. Yah, hari ini aku mengikuti psikotes dan aku ingin menuliskannya sebagai cerita yang pernah aku lalui.

Psikotes Kompas Gramedia – Jakarta, 9 Mei 2018

Beberapa hari yang lalu aku memasukkan lamaranku pada sebuah situs web pencarian kerja untuk posisi yang aku rasa sesuai dengan bidang yang telah aku ambil pada saat kuliah. Lamaranku ku kirimkan pada sebuah Perusahaan yang memang pada waktu itu aku sama sekali tidak memperhatikannya bahwa itu adalah Kompas Gramedia.

Setelah itu, beberapa hari melihat lowongan yang dikirim, tidak sedikit juga yang mendapatkan penolakan. Apakah aku kecewa? Tidak, aku sungguh sangat bersyukur jika itu terjadi, karena tempat yang tidak cocok untukku telah dilewatkan begitu saja.

Setelah itu aku mendapatkan telpon yang katanya dari Kompas Gramedia dengan Posisi Bla…Bla…Bla. Aku senang dong, tentu. Karena masih ada yang mau menelponku untuk sebuah posisi di Perusahaan mereka, walaupun mungkin aku hanya kalau dibilang “Turut meramaikan” test aja. Yah, tapi tidak apa-apa, setidaknya itu cukup.

Terkadang memang aku tidak percaya diri. Ia, lagian siapa yang mau percaya, kalau di informasi pada lowongan yang aku kirim sunggah mengecewakan. Informasinya gini nih

“Saya tidak punya prestasi yang baik. Lulus 5 Tahun adalah hal yang menjamin bahwa prestasi akademik yang saya miliki kurang baik”.

“Saya masih banyak kekurangan. Jadi, jika ada yang lain yang melamar di perusahaan Anda, maka lamaran saya bisa diabaikan saja, karena mungkin mereka lebih baik dari saya”.

“Saya mengirim lamaran ini bukan untuk bersaing, tapi lebih ke arah saya ingin memanfaatkan kesempatan dan peluang yang ada dan jujur sejujur jujurnya, saya akan sangat danĀ  tetap untuk selalu bersyukur, jika Anda menolak lamaran yang saya kirim ke Anda”.

Yayaya, mungkin itu informasi tambahan yang kurang bermanfaat dan tidak menarik sama sekali buat perusahaan untuk mau merekrut saya. Yah, karena seperti itulah kenyataannya. Tapi saya sangat bersyukur sekali, karena masih ada yang mau menelpon saya. Itu saja sudah cukup.

Lanjut Cerita. Ketika ditelpon sama mba’-mba’, mba’ HRD atau apapun itu namanya hanya bilang “nama perusahaan, tanya nama dan posisi yang dilamar, abis itu tinggal dibilang nanti informasi lebih detail nya akan dikirimkan di email”.

Yah, setelah itu beberapa jam kemudian, jeng-jreng, sebuah pesan email masuk dan katanya ada psikotes hari Rabu jam 8 Pagi di Gedung Kompas Gramedia Jakarta Barat.

Setelah hari rabu atau hari ini, jam 6 aku sudah start dari tempat dimana aku tinggal. Maklum, belum pernah ke tempat yang dituju dan jaraknya lumayan jauh dari Kalideres ke Palmerah.

Jadi, Rutenya itu: Dari Kalideres Naik Kereta arah Stasiun Duri, abis itu transit di stasiun DURI dan turun di stasiun Tanah Abang. Abis itu tinggal naik kereta aja yang searah dengan dan turun di Stasiun Palmerah.

Setelah sampai di stasiun Palmerah, karena aku masih baru juga kesana, akhirnya aku nanya aja lah sama OM Gw (“Om Google”) tentang lokasi dan tempat tujuan dan kebetulan sekali, karena lokasi Google Maps dari perusahaannya juga sudah dikirim ke email, jadi tinggal klik dan jeng-jreng, tinggal jalan aja ikuti petunjuknya dan akhirnya sampai dah di tempatnya.

Setelah sampai, aku langsung nannya ke security-nya dan katanya harus lewat pintu depan, silahkan tanya di sana dan akan diarahin. Setelah sampai di depan dan tanya security yang jaga di sana, kata beliau katanya ialah masuk aja lewat jalan itu, sampai di sana bakal di arahin. Setelah itu aku masuk lagi, setelah sampai disana, ternyata keamanannya super duper, karena di depan tas aku diperiksa, sampai didepan pintu masuk pun juga demikian. Jadi, tas diperiksa dan disuruh untuk menghadap resepsionis untuk menyerahkan KTP agar bisa mendapatkan kartu Visitor dan setelah itu dibilang katanya lewat sini, lantai 2 ada tempat buat psikotes nya.

Setelah itu, jeng-jreng, aku sampai juga di tempat tujuan. Berkenalan dengan beberapa orang, tanya jurusan dan kampus serta pengalaman, abis itu mulailah psikotes nya.

Psikotes di perusahaan ini nih sungguh banyak sekali lembarannya, karena pertama harus memilih keterangan yang sesuai dengan diri kita, entah ada beberapa lembar dan waktunya terbatas untuk per lembar kertas soal.

Setelah itu ada lagi test buat gambar yang dibolak balik itu dan itu juga da beberapa lembar. Abis itu ada lagi tes buat menghitung angka yang kolomnya mungkin ada 20’an dan barisnya ada sekitar 20 – 50 baris dan disuruh ngitung per kolomnya. Waktu per kolom ditentukan sama penguji dan kira-kira hanya 15 – 30 detik kalau g’ salah.

Setelah itu disuruh gambar apa yang ingin digambar dari 8 buah gambar yang berada di 8 kotak. Gambar yang ada disana disambung jadi sebuah gambar yang lain. Setelah itu disuruh gambar pohon dan abis itu disuruh juga gambar manusia.

Wah, ini nih, soal gambar menggambar yang buat ribet, karena aku bukan anak yang suka menggambar, jadi ya, gambarnya juga asal-asalan, jadi mungkin itu kepribadian aku kali ya? ya’ asal jadi aja. Abis mau ngapain lagi, setidaknya sudah berusahan dan itu sudah lebih dari cukup.

Setelah semua selesai, akhirnya pulang dan itulah pengalam psikotes untuk pertama kalinya dengan lembaran yang lumayan super duper banyak. Gile’ Ndro.

Tinggal nunggu instrusi selanjutnya, apakah akan dipanggil buat Interview buat kerja atau emang hanya turut meramaikan aja hari ini. Aku juga g’ tahu,

“Biarkan semuanya terjadi layaknya itu memang harus terjadi”.

Jadi, apapun itu hasil dan keputusannya, itulah yang terbaik dan itulah yang harus disyukurai untuk saat ini.

Sekian dan salam buat catatan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.