Sampai Jumpa Tahun Lama

Terima kasih tahun lama, setelah sekian lama aku berjalan melaluimu, engkau memberikan banyak cerita dan membuatku menulis banyak kisah tentang diriku sendiri yang pada waktu itu tepat berada diantara kamu. Aku tidak tahu apa yang harus atau dapat aku katakan untuk mewakili perasaanku ini, tapi satu yang aku ketahui ialah engkau telah mengajarkanku untuk membenci diri sendiri, untuk tidak mempercayainya dan mengajariku untuk terus dan terus berusaha untuk menyakitinya.

Aku tahu, mungkin aku tak terlalu penting bagimu, tapi itu bukanlah yang terpenting, karena sepeting-pentingnya engkau daripadaku, sebentar lagi engkau akan berlalu. Aku tidak bisa atau tidak akan menemukanmu lagi di dalam kalender kehidupanku, sampai pada waktu dimana IA yang memberikanku kesempatan untuk melaluimu, memberikan lagi kesempatan kedua untuk melaluimu kembali. Aku tidak tahu kapan, tapi yang jelas aku tidak tahu semua tentang kesempatan kedua tersebut.

Sekarang menit dan detik akhir terasa berat dan lama untuk ditunggu agar engkau cepat berlalu dari ceritaku, agar namamu tak kutuliskan lagi dalam buku kehidupanku dan agar semua yang engkau berikan kepadaku sebagai sebuah kesempatan untuk memberiku kesempatan agar dapat kubuat diriku sendiri terasa seperti ini dapat berlalu dan hilang dari ingatanku bersama dengan engkau yang mungkin tak akan dapat untuk kembali ke dalam masaku.

Terima kasih tahun yang lama, seburuk-buruknya kehidupanku yang telah terlewati bersama dengan engkau merupakan hal yang paling baik yang memang harus terjadi, karena jika tidak demikian, maka aku sama sekali tak akan bisa mendapatkan apa yang memang telah ditetapkan menjadi bagianku. Engkau akan tetap berada dalam ceritaku, walaupun aku tak akan menyebutmu atau menulis ulang tentangmu, tapi setidaknya itu cukup dan ini cukup untuk hari ini, sebagai suatu hubungan akhir yang dapat ku simpan dalam catatan kehidupanku akan betapa berartinya engkau yang telah mengajarikan arti dari kehidupanku yang tak pantas kusebut sebagai kehidupan
ini.

Mungkin itu yang dapat ku katakan padamu, terima kasih karena telah menempatkan aku dalam bagianmu dan terima kasih karena telah membiarkan segala sesuatu berjalan dan berlalu di atasmu. Waktumu sekarang menjadi milikmu, karena aku akan meninggalkan engkau dan pergi menelusuri waktu yang baru.

Sampai jumpa Tahun 2017. Aku tidak percaya bisa melaluimu, terima kasih untuk TUHAN buat kesempatan yang dapat kumiliki dalam melaluimu. Ku titipkan salam untuk mereka yang mungkin akan melaluimu kembali, jaga mereka dan buat mereka dapat melalui engkau sama seperti yang telah ku lalui.

Sekian dan salam buat catatan kehidupan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.