Sesuatu

Kali ini aku ingin menulis tentang sesuatu, aku tidak tahu arti atau makna tulisan ini, tapi yang jelas hari ini aku mengingat tentang sesuatu itu sendiri, sesuatu yang tak aku kenal tapi mengenalku, sesuatu yang tidak dapat ku temukan, tapi ada bersama-sama dengan aku. Yah, ini adalah catatan kehidupan tentang sesuatu.

Sesuatu – Jakarta 28 Mei 2017

Terkadang aku tidak tahu apa itu Sesuatu yang aku katakan, tapi yang jelas sesuatu itu ada dan sesuatu itu sendiri adalah sesuatu yang benar-benar sesuatu gitu. Aku jadi bingung sendiri dengan kata-kata ini.

Sesuatu ini terkadang menggunakan diriku atau pikirku atau semua yang ada padaku untuk mengambil sebuah keputusan tentunya, keputusan yang selalu memiliki hasil yang baik yang dapat aku sadari setelah semuanya terjadi.

Aku tidak tahu apa ini, yang jelas ia ada, ia membantuku, tapi aku tidak mengenalnya. Ia sepertinya tahu semua yang telah terjadi, semua yang akan terjadi atau semua yang baru saja terjadi, ia tidak memberitahukannya kepadaku, tapi jika tawaran atau kesempatan itu datang, ia memberikan aku melewatinya begitu saja tanpa memperhatikan kesempatan itu sendiri, dan terkadang aku bingung kenapa aku bisa melewati kesempatan itu.

Yah, kesempatan yang kalau mau dibilang itu adalah kesempatan yang bagus.

Setelah ia membuat aku melewatinya, ia tak pernah memberikan alasan yang logis kepadaku kenapa aku harus melewatinya, tapi yang jelas setelah semuanya terjadi, semuanya itu akan dengan sendirinya terungkap dan memang benar, bukan sesuatu itu yang memberitahukan kepadaku, tapi ia tahu gitu, tanpa memberitahukanku pun, suatu saat pasti aku akan tahu dan akhirnya hanya bersyukur yang dapat aku ungkapkan ketika aku telah mengetahui semuanya.

Aku bingung dengan sesuatu ini, tapi aku senang, karena ia selalu mengajarkanku akan sebuah keputusan yang mungkin akan sangat berpengaruh pada hidupku.

Keputusan yang menguntungkan untukku, untuk apa yang aku pikirkan, untuk apa yang aku inginkan, untuk sebuah tujuan hidup yang pernah aku buat dan semuanya itu berjalan seperti air yang  mengalir tanpa tak kenal batas untuk berhenti, sampai ia benar-benar berhenti.

Sesuatu, sesuatu yang merupakan bagian dari sesuatu itu sendiri.

Aku tidak dapat melihatnya, aku tidak dapat berbicara dengannya, aku tidak menyentuhnya, aku tidak dapat untuk memeluknya, tapi yang jelas aku sangat bersyukur jika ia benar-benar ada, karena ia selalu membisikkan kepadaku hal-hal baik yang aku sendiri tidak pernah tahu seberapa baik itu, sampai itu benar-benar terjadi.

Terima kasih untuk mu sesuatu, jika engkau melihat, jika engkau mendengar atau jika engkau membaca, maka satu harapku ialah jangan pernah merasa bosan atau lelah untuk tetap berbicara denganku, karena dikehidupan seperti ini, aku sangat-sangat dan sangat memerlukan sesuatu sepertimu.

Terima kasih dariku untuk sesuatu yang tak terlihat tapi terdengar, yang tak ada tapi ada.

Salam buat catatan kehidupan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.