Terjatuh

Kali ini saya ingin mencatat artikel mengenai sesuatu yang pernah terjadi atau sesuatu yang mungkin sekarang lagi terjadi. yah, ini mungkin merupakan sebuah catatan kehidupan yang menurut saya perlu untuk dicatat dalam blog ini. yah, hanya catatan kehidupan.

Terjatuh – Jakarta 18 Januari 2016

Ada waktu atau ada saat dimana kita telah terjatuh hingga jatuh pada bagian terdalam dan paling dalam yang ada dalam kehidupan ini. Yah, itulah hidup yang katanya orang mati dalam hidup.

Dalam situasi seperti inilah yang sering dikatakan oleh orang-orang bahwa kita sudah tidak ada apa-apanya. yah, mungkin seperti itu, hingga akhirnya banyak yang berpikir bahwa hidup itu sudah tidak ada artinya lagi.

Yah, katanya inilah akhir dari hidup yang tinggal menunggu menit dan detik terakhir dari kehidupan.

Jika kita salah berpikir, maka kita tamat. Jika kita berpikir secara benar, maka kita akan mulai.

Saat dimana kita terjatuh ke bagian paling terdalam dalam kehidupan ini, maka itu sebenarnya bukan akhir dari segalanya, karena itulah hidup yang baru saja dimulai. Yah, kita baru mulai hidup ini, karena kita sudah merasakan yang namanya Hidup.

Hidup kita akan dimulai dari sekarang, dari waktu dimana kita telah terjatuh ke bagian paling terdalam dalam kesempatan hidup ini. Mungkin seperti itu, akan tetapi ingat saja bahwa kebahagian itu tergantung dari kita, apakah kita mau mengambilnya atau tidak.

Yah, Claim.

Saya tidak tahu apakah ini benar atau salah, tapi inilah kehidupanku sekarang. Aku merasa bahwa aku sudah mulai hidup ketika aku merasa bahwa aku mulai mati. mati dalam situasi dan mati dalam keadaan. mati dalam tindakan dan mati dalam kehidupan pikiran.

Aku tidak tahu harus berbuat apa dan aku tidak tahu harus mulai dari mana, hingga akhirnya aku sadar bahwa aku tidak perlu berbuat apa-apa atau mulai dari mana-mana, aku hanya perlu mengambil sisi awal dari langkahku sekarang, karena aku merasa bahwa hidupku baru saja dimulai. Hidupku baru saja terasa bahwa aku hidup, walaupun dalam keadaan mati.

Aku hanya perlu tahu bahwa langkah awalku ialah aku harus bergegas untuk menaiki tangga pertamaku, tidak peduli tangga keduaku apa, tidak peduli apakah aku akan terjatuh atau terjatuh lagi, karena yang aku tahu sekarang ialah aku sudah terjatuh, hingga akhirnya aku tidak perlu lagi takut untuk terjatuh, karena sekarang aku lagi dalam posisi yang memang sudah terjatuh.

Selalu mengatakan bahwa ini adalah langkah awalku, tapi sekarang inilah yang memang langkah awalku.

Karena semua sudah kosong dan benar-benar kosong, hanya beberapa sisi dari ruang dan waktu yang masih terisi dengan tubuh yang kurang berisi ini. Semoga bisa lebih berisi dan mengisi sebagian sisi dari kehidupan yang belum terisi.

Sekian dan salam buat catatan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.