Terima Kasih

Kali ini saya ingin menulis dan mencatat sebuah kata tentang terima kasih. yah, ini hanya catatan biasa yang ingin saja untuk dicatat pada blog ini, dimana  catatan ini pernah dibahas atau pernah dilewati oleh penulis dalam hidup ini.

Terima Kasih

Sebelum berjalan lebih jauh lagi, kata ini pernah dibahas oleh saya dan teman dekat saya dikampus. yah, kami dapat dikatakan sudah sedikit akrab, karena selalu bersama kalau ada mata kuliah yang sama.

inilah yang kami bahas soal kata terima kasih.

Kata teman saya ( Albert Ensen ), kata “Terima Kasih” itu ibarat sebuah Konfirmasi. yah, itu yang ia katakan tentang kata terima kasih, setelah mendengar apa yang dikatakan teman saya tentang kata terima kasih tersebut, akhirnya saya diam sejenak dan berpikir bahwa ternyata ada benarnya juga apa yang ia katakan tentang kata terima kasih yang diibaratkan sebagai sebuah konfirmasi.

Yah, dan inilah tanggapan saya mengenai kata konfirmasi yang disamakan dengan kata terima kasih.

Saya berpikir seperti ini, mengapa kebanyakan orang kalau sudah jatuh, mereka terjatuh lagi, atau dapat dikatakan bahwa mereka sering terjatuh.

Terjatuh yang saya maksudkan disini ialah sering mendapat cobaan, entah itu kegagalan dalam hidup atau apapun yang berkaitan dengan kegagalan. yah, itulah yang saya maksudkan.

Alasan yang saya dapatkan dari pernyataan diatas ialah karena mereka yang terjatuh atau yang dikirimkan kegagalan oleh semesta, lupa melakukan konfirmasi atau dengan kata lain tidak pernah bersyukur atas apa yang didapatkannya.

Yah, mereka lebih suka mengucapkan kata terima kasih untuk hal baik yang mereka dapatkan dibandingkan dengan mengucapkan terima kasih ketika mereka mendapatkan kegagalan atau sejenisnya. yah, mungkin seperti itu, karena itulah sifat manusia, dan sayapun begitu sebelum mengenal lebih jauh tentang kata terima kasih.

Mungkin seperti itu, sehingga ketika mereka tidak mengucapkan kata terima kasih ketika mereka terjatuh, saya menangkap bahwa mereka membuat semesta tidak tahu kalau mereka sudah menerima kegagalan itu atau belum, sehingga ketika mereka belum menyampaikan kata terima kasih atau konfirmasi, semesta akan lebih sering lagi mengerimkan kegagalan kepada hidup mereka, karena yang semesta tahu ialah mereka belum mendapatkan apa yang dikirimkan oleh semesta, karena belum melakukan konfirmasi atau berterimakasih atas apa yang didapatkannya.

yah, mungkin seperti itu pandangan saya setelah mendengar penjelasan kata terima kasih yang disamakan dengan kata konfirmasi.

sekian dan salam buat penjelasan kata terima kasih yang disamakan dengan kata konfirmasi.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.