Waktunya

Kali ini saya ingin mencatat sebuah catatan yang saya sendiri tidak tahu kenapa ingin mencatatnya, yang jelas intinya aja adalah agar dinding posting ini tidak kosong aja.

Yah, ini munkin catatan yang asal dicatat aja lah, kalau mau dibilang sih seperti itu, soalnya apa yang dicatat disini adalah apa yang sekarang lagi dipikirkan atau yang muncul. yah, hanya mencatat aja apa yang tiba-tiba muncul dari pikiran ini.

Waktunya

Berbicara mengenai waktu, maka dapat dikatakan bahwa waktu itu adalah sesuatu yang sombong. yah, karena dia itu selalu berjalan terus tanpa pernah sedikitpun balik ke belakangnya.

Mungkin seperti itu, mungkin saja. itu hanya menurut saya aja.

Waktu yang sekarang ini, saya rasa sudah hampir bisa diistilahkan dengan membalikkan telapak tangan. yah, karena tanpa terasa aja sekarang waktu itu berputarnya sudah terlalu cepat.

Yah, terkadang saya sendiri kaget, kagetnya itu seperti ini:

“Baru juga kemaren tahun baru, sekarang sudah mau tahun baru lagi”.

yah, mungkin seperti itu salah satu kekagetan saya akan waktu.

Terkadang saya berpikir seperti ini: “Apa yang sudah saya lakukan, apa yang sedang saya lakukan dan apa yang akan saya lakukan untuk hidup saya”.

Ada yang pernah berkata bahwa : “Semuanya itu pasti ada waktunya”.

Yah, tapi jika itu benar, dimana waktu untuk mereka yang mungkin pernah gila hingga akhirnya meninggal tanpa menikmati nikmatnya dunia dengan keadaan waras?

yah, dimana? tapi kayaknya itu juga waktunya yah? waktunya untuk pulang. yah, yayaya, ternyata itulah waktunya.

Semua punya waktu sekarang.

Waktu, waktu dan waktu. sesuatu yang tak bisa untuk diulang, tidak bisa untuk ditahan, tapi bisa untuk diingat dan diatur agar waktu itu tidak menjadi waktu yang buruk, melainkan menjadi waktu yang baik. yah, bisa diatur.

Saya pernah mendengar kata-kata seperti ini:

“Waktu yang kita jalani sekarang adalah waktu yang kita harapkan diwaktu sebelumnya”.

yah, saya tidak tahu siapa yang mengatakannya, tapi ada aja yang pernah mengatakan seperti itu, mungkin kata-katanya tidak sama persis, tapi intinya aja ialah memiliki maksud yang sama.

Yah, kalau itu benar, berarti sebelum waktu yang di depan datang, sebaiknya waktu yang sekarang kita gunakan untuk mengharapkan sesuatu yang indah-indah, agar nantinya waktu yang didepan dapat membawakan keindahan tersendiri dari apa yang telah kita lakukan sebagai sesuatu yang terjadi dengan sendirinya untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

yah, mungkin seperti itu.

Semua ada waktunya. Sekian dan salam buat catatan ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.