Aku Dan Ibuku Serta Penjara Yang Megah – Cerita Mimpi

Kali ini aku akan menulis antara aku dan Ibuku serta penjara yang megah. Yah, ini merupakan cerita mimpi yang baru saja aku lewati semalam dalam tidurku yang singkat. Sebagai bagian yang pernah terlewati, jadi kuputuskan untuk menulisnya, agar aku dapat mengingatnya kembali di lain waktu yang akan datang.

Aku Dan Ibuku Serta Penjara Yang Megah – Duripoku, 22 Januari 2018

Semalam aku tertidur dan mulai bermimpi. Mimpi ini sedikit aneh dan sedikit mengagumkan. Aku tidak tahu maksud atau arti dari cerita mimpi ini, tapi apapun itu aku berharap arti dari mimpi ini ialah kebaikan.

Inilah cerita mimpiku

Semalam aku bermimpi sedang berjalan dengan Ibuku menuju ke arah timur. Dalam perjalanan, aku melihat 2 orang gadis yang sementara duduk di pinggir jalan. Yah, karena aku merasa bahwa aku mengenal mereka, hingga akhirnya aku menghampiri mereka.

Aku menghampiri mereka dan memegang tangan mereka (“Bersalaman”), karena aku merasa bahwa aku sudah lama tidak bertemu dengan mereka, jadi aku harus melakukannya, karena kita tidak berjumpa dan itulah yang harus kita lakukan (“Bersalaman”), jika kita baru bertemu dengan seseorang yang sudah lama tidak pernah berjumpa.

Setelah itu, salah satu dari gadis tersebut pergi ke arah Ibu ku dan bercerita dengan Beliau (“Mungkin seperti itu”) dan aku sempat bertanya dengan seorang gadis yang aku kenal yang lagi duduk di depanku bahwa gadis yang pergi itu adalah …. (“Aku udah lupa”) yah?

Setelah itu, sang gadis itu berkata bahwa: “Bukan”.

Nah, disinilah aku sadar kalau ternyata aku hanya mengenal satu dari kedua gadis tersebut. Setelah itu, ketika aku balik ke arah Ibu ku, ternyata mereka sudah pergi jauh, kira-kira beberapa puluh meter dari tempat dimana aku berdiri sekarang. Setelah itu, tiba-tiba ada sesuatu yang tidak aku kenali (“Entah itu sesorang atau sebuah monster atau apapun itu, tapi dia berbentuk”) datang dan membawa Ibu ku serta gadis itu ke tempat mereka.

Yah, sesuatu itu membawa Ibu ku dan gadis itu pergi ke dimensi atas (“Aku namakan dimensi atas, karena tempatnya berbeda dari tempat dimana aku berdiri”). Yah, setelah itu tidak kenapa, aku rasa aku emosi, karena seseorang mengambil Ibu ku.

Aku mengikutinya ke dimensi atas (“Aku juga pindah ke dimensi mereka, hanya karena sebuah emosi”), setelah sampai di dimensi mereka, satu yang aku lihat disana ialah terdapat banyak sekali bangunan yang megah, tembok-tembok besar dan bercahaya atau bersinar tanpa ada kegelapan. Tidak menggunakan seng atau asbes, tapi semuanya berdindingkan tembok yang kokoh.

Orang-orang ditempat ini sangat banyak, banyaknya tidak dapat kuhitung dan satu yang aku lihat ialah sementara aku berada di atas mereka, aku melihat sebuah tempat yang dijaga ketat dan ditempat itulah katanya Ibuku di masukkan. Tidak tahu apa yang merasukiku, yang jelas setelah aku mengetahui hal tersebut, ada sesuatu yang keluar dari tubuhku dan aku menghancurkan semua yang ada disitu hingga menjadi rata dengan tanah.

Yah, setelah itu, tidak ada lagi bangunan yang megah dan tidak ada lagi seseorang disana. Aku tidak tahu kenapa aku melakukan hal tersebut, tapi itulah yang terlihat.

Setelah aku menghancurkan semuanya, aku langsung dibawa ke dimensi tempat dimana aku berada, hanya saja berbeda lokasi dan tempatnya. Setelah aku sampai ditempat tersebut, seperti terlihat banyak sekali hewan-hewan gemuk berisi yang tiba-tiba disediakan untukku (“Tiba-tiba muncul didepanku”) dan banyak juga yang kecil. Aku mengingat bahwa aku memberi makan mereka dan ada sebuah pondok kecil di depan atau aku tidak tahu, apakah itu tempat tinggalku atau bukan.

Setelah itu, satu yang diberitahukan kepadaku oleh kata hatiku ialah aku mengolah semua yang ada dari awal hingga menjadi sesuatu yang besar nantinya.

Yah, demikianlah cerita mimpi itu hari ini. Aku tidak tahu dan tidak mengerti maksud dan arti dari cerita ini, tapi aku selalu berharap bahwa cerita ini memiliki arti yang baik.

Sekian dan salam buat cerita mimpi ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.