Carita Mimpi: Mendapatkan Ilmu

Kali ini aku ingin menuliskan cerita mimpi semalam, saya tidak tahu kenapa saya bisa bermimpi seperti itu, tapi yang jelas, itulah film saya di dalam dunia mimpi. Sengaja yang tulis dalam blog ini, agar suatu saat aku bisa mengingatnya kembali, karena pikiran ini mungkin tak mampu untuk tetap mengingat semua yang pernah atau telah terjadi.

Cerita Mimpi: Mendapatkan Ilmu, Jakarta 20 Februari 2017

Seingatku dalam mimpi pertamaku, aku berjalan bersama dengan temanku, berjalan ke suatu tempat ( stasiun kereta ). Aku tidak tahu  kenapa aku mengikutinya, tapi yang jelas aku ingin mengantarnya.

Dalam perjalan, ternyata ada sesuatu yang ketinggalan, yaitu Dompet. Akhirnya aku memutuskan untuk kembali dan mengambil dompetku. aku sempat mendengar temanku bertanya padaku bahwa mengapa kamu ingin kembali, dan aku juga sempat menjawab bahwa dompetku ketinggalan.

Yah, akhirnya aku memutuskan untuk kembali, karena tidak memiliki uang saat ini, akhirnya aku memutuskan untuk berlari. Yah, bukannya kecapean, yang aku dapatkan pada saat ini ialah aku senang melakukannya, aku merasa bahwa sudah lama sekali aku ingin untuk berlari menempuh sebuah jarak yang jauh, dan akhirnya aku sekarang melakukannya.

Setelah cerita itu berakhir, saya sudah tidak ingat lagi kelanjutannya apa. Yang jelas, setelah itu, saya berada disebuah ruangan di kampus(katanya kampus), dan ketika saya turun, laptop saya ketinggalan.

Yah, tepat pada waktu itu, semua ruangan akan ditutup(sudah sore). Tapi saya masuk ke dalamnya, setelah naik, karena saya merasa bahwa ini sudah sore dan saya sendirian, akhirnya saya turun kebawah dan menemukan 2 orang teman saya, mereka mengantar saya naik ke lantai 4 katanya.

Setelah kami sampai di atas, ternyata diatas ada beberapa orang, yang permata saya melihat ada seorang anak kecil cewek yang lagi duduk. Akhirnya kami masuk, dan saya langsung mencari sesuatu disana, tiba-tiba ada seorang bapak-bapak setinggi 165cm, berbadan agak kecil bertanya kepada saya, apa yang saya lakukan, dan saya menjawab bahwa laptop saya ketinggalan.

Setelah mendapatkan laptop saya, hp saya pun juga tidak ada, itu yang saya rasakan pada waktu ini. Hingga akhirnya muncul seorang ibu-ibu bertanya kepada saya tentang model dari hp saya tersebut. saya menjawabnya dan ternyata benar. Setelah itu ada seorang anak kecil lagi muncul, katanya sih adik dari gadis kecil yang tadi, dan seorang bapak-bapak dan ibu-ibu tadi itu adalah orang tua dari kedua anak ini.

Setelah itu si ibu-ibu ini masuk ke dalam sebuah ruangan dan katanya mau mengambil hpku, tapi setelah ia keluar, ia tidak membawah hpku, akan tetapi ia membawah sesuatu yang warnanya agak kecoklatan, lebarnya sekitar 3cm dan bentuknya hampir sama seperti gelang, tapi berukuran tidak terlalu besar.

Setelah itu, ia meletakan barang tersebut diatas meja yang berada tepat didepanku, ia menyuruhku untuk mengambil barang tersebut. setelah itu bertanya barang apa ini, dan ia menjawab bahwa itu adalah ilmu atau kekuatan.

Setelah aku melihat barang tersebut, aku mengatakan kepadanya bahwa aku sudah berjanji tidak akan menggunakan atau memegang barang seperti itu. setelah itu aku sempat mengingat tentang Tuhan, dan aku percaya bahwa kekuatan itu hanya daripada-NYA saja.

Tapi si ibu-ibu tadi ini mengatakan bahwa barang ini baik, bukan barang yang jahat. Setelah itu aku bertanya kepadanya, barang ini hanya diluar tubuh atau harus ditanamkan kedalam tubuhku?

Ibu itu tidak menjawab, terus aku melanjutkan bahwa jika ditanamkan kedalam tubuhku, maka aku tidak mau menggunakannya atau mengambilnya. terus ibu-ibu tersebut sempat berbicara bahwa barang ini sudah termasuk semuanya ( maksudnya dapat melakukan segala hal ).

Ia menyuruhku untuk memegang barang tersebut dan mengarahkannya ke tian pintu, sementara aku mau mendekatkan tanganku pada barang tersebut, seperti ia telah merasa bahwa aku akan segera terbangun dari tidurku, hingga akhirnya ia meletakkan barang yang sama seperti itu, tapi kegunaannya berbeda, dimana barang yang kedua ini ketika aku memegangnya, maka barang tersebut tidak akan berdampan pada diriku sendiri, melainkan pada keturunanku.

Katanya untuk barang yang kedua ini, jika aku memegangnya maka ketika suatu saat aku telah memiliki anak, maka semua kebutuhan anakku akan terpenuhi semuanya, apapun yang ia inginkan, pasti dapat terpenuhi, maksudnya adalah semua kebutuhan jasmaninya. dan katanya tidak tahu dari mana datangnya, yang jelas pasti dan pasti akan terpenuhi.

Sambil mendengar kata tersebut, tanganku mendekat pada barang yang pertama, kira-kira berjarak 20cm, tanganku tertarik dengan sendirinya, aku ingin menarik kembali tanganku tapi tak bisa, yang anehnya adalah aku sempat melihat semua jari tanganku dalam mimpi ini, dan 100% berbeda dengan apa yang pernah diceritakan oleh teman-temanku, yang katanya dalam mimpi, jari tangan tidak akan terlihat seperti biasa, tapi yang jelas, dalam mimpi ini, saya melihat jari tangan saya seperti biasa, semuanya lengkap dan terlihat seperti jari-jari tanganku. hingga akhirnya tanganku dengan sendirinya ditarik dan memegang barang yang pertama tersebut, setelah barang tersebut terpegang, aku melihatnya, barang tersebut mengecil dan menggerakkan  tanganku kearah bawah dari jantungku, dan akhirnya tanganku dengan sendirinya menempel disana, dan barang tersebut hilang dengan sendirinya.

Setelah mengambil barang yang pertama tersebut, akhirnya aku sadar dan terbangun tanpa sedikitpun memegang barang yang kedua.

Dan itulah cerita mimpi hari ini. Sekian dan salam buat cerita mimpi hari ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.