Lucid Dream

Kali ini aku ingin menceritakan tentang Lucid Dream, cerita mimpi yang baru aku lewati tadi. Ya, Lucid Dream yang baru saja aku lewati. Sebenarnya aku tidak ingin menulisnya, tapi aku rasa ini sangat mengagumkan untuk ditulis, jadi aku harus menulisnya sekarang.

Lucid Dream – Jakarta, 26 Agustus 2018

Tadi aku tertidur kira-kira tepat jam 1’an siang dan terbangun tepat jam 5’an. Ya, aku bangun jam 5’an dan ini dapat dikatakan sebagai tidur terlama di waktu siang, karena minimal tidur di waktu siang itu kalau tidak┬ákelelahan adalah 45 menit dan kalau kelelahan sekali, itu paling banyak harusnya 2 jam.

Hari ini aku rasa aku tidak terlalu kelelahan, tapi aku tidak tahu, kenapa aku bisa tertidur selama ini.

Apa Itu Lucid Dream?

Aku tidak tahu arti sebenarnya, tapi jika aku simpulkan, Lucid Dream adalah saat dimana kita tertidur dan bermimpi, akan tetapi yang berbeda disini ialah kita sadar di dalam mimpi kita bahwa itu adalah mimpi. Ya, itulah Lucid Dream.

Apa Yang Dapat Dilakukan Dengan Lucid Dream?

Dari banyak cerita, entah cerita dari sahabat-sahabat terdekat atau dari beberapa informasi di internet, yang dapat dilakukan ketika Lucid Dream itu banyak sekali. Ya, banyak sekali. Salah satu hal yang bisa dilakukan yang dapat dijadikan contoh untuk cerita hari ini adalah terbang.

Ya, di dalam Lucid Dream, kita dapat terbang atau melakukan hal-hal magic lainnya yang tidak dapat kita lakukan di dunia nyata kita. Ya, mungkin seperti itu dan seperti itulah kenyataannya yang pernah aku lewati atau yang baru aku lewati yang ingin aku ceritakan saat ini.

Tadi aku bermimpi dan tersadar di dalamnya. Ya, aku bermimpi dan tersadar di dalam mimpi tersebut. Aku sadar bahwa itu adalah mimpi. Satu yang sangat-sangat mengagumkan yang ingin aku katakan disini ialah: Aku Tersadar di dalamnya. Inilah Cerita Mimpiku tentang Lucid Dream tersebut

Tadi aku tersadar di dalam mimpiku. Tepat didepanku, aku melihat ada seorang laki-laki yang terlihat seperti Bapak-Bapak atau Om-Om. Aku mengatakan kepada orang tersebut bahwa ini adalah dunia mimpi. Ya, Aku sadar bahwa ini adalah dunia mimpi.

Aku mengatakan kepadanya bahwa Tubuhku sedang tertidur di sana (“Sambil menunjuk dan maksudnya ke tempat dimana aku terbaring/kamar kost”), di dunia nyataku dan ini adalah dunia mimpiku. Ya, aku mengatakan kepadanya seperti itu dan aku benar-benar sadar bahwa ini adalah dunia mimpiku.

Setelah itu aku teringat bahwa di dunia mimpi yang dapat dikatakan sebagai Lucid Dream, kita dapat melakukan apa saja, jadi satu yang aku lakukan pada saat itu yang ingin membuktikan kepada orang tersebut dan yang ingin aku lakukan adalah terbang.

Ya, sehingga pada saat-saat tersebut, aku terbang dan aku terbang. Ya, aku terbang, karena itu yang aku inginkan.

Setelah itu, aku berada lagi tepat didepan seseorang, hanya saja ini sedikit berbeda, karena aku tidak menunjukkan kepadanya apa yang ingin aku lakukan, tapi aku lebih memilih untuk tersadar di dunia nyataku. Yah, aku memilih hal tersebut dan hingga akhirnya aku kembali dan tersadar di dunia nyataku. Saat itulah aku sudah benar-benar bangun atau tersadar tepat di jam 5’an lewat beberapa menit.

Ya, mungkin itulah Lucid Dreamku hari ini, cerita mimpi dari sebuah mimpi dimana aku tersadar di dalamnya. Sekian dan salam untuk cerita mimpi hari ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.